GAC Indonesia Dalami Teknologi dan Manufaktur Masa Depan
- account_circle Otokini
- calendar_month 8 jam yang lalu

GAC Indonesia memulai rangkaian kunjungan industri di Guangzhou sebagai bagian dari agenda Beijing Auto Show 2026. Kegiatan ini difokuskan pada pendalaman inovasi teknologi serta kapabilitas manufaktur global yang dimiliki oleh GAC Group.
Rombongan mengunjungi sejumlah fasilitas utama, yakni GAC Technology Museum, GAC Trumpchi Factory, dan GAC AION Factory. Ketiga lokasi ini merepresentasikan kekuatan GAC dari sisi pengembangan teknologi, proses manufaktur, hingga inovasi kendaraan listrik.
Di GAC Technology Museum, peserta mendapatkan gambaran komprehensif mengenai perjalanan dan perkembangan GAC, termasuk kolaborasi joint venture seperti GAC Honda dan GAC Toyota. Salah satu sorotan utama adalah pengembangan Magazine Battery Technology.
Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan keselamatan baterai kendaraan listrik melalui struktur tahan panas, sistem pendingin canggih, serta pemantauan real-time berbasis Battery Management System (BMS).

Pengembangan ini berlanjut pada Magazine Battery Technology 2.0 yang menghadirkan standar keselamatan lebih tinggi, dengan peningkatan stabilitas material, sistem pendinginan berlapis, serta fitur self fire-extinguishing guna meminimalkan risiko thermal runaway.
Selain itu, GAC juga memperkenalkan ekosistem pintar ADiGO (AI Driving Intelligent System), termasuk ADiGO PILOT yang menghadirkan teknologi autonomous driving seperti robotaxi serta fitur intelligent parking (AVP & HPA). Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan efisiensi dalam pengalaman berkendara modern.
Menurut Iqbal Taufiqurrahman, Product Planning and Strategy GAC Indonesia, kunjungan ini memberikan pemahaman menyeluruh mengenai bagaimana teknologi kendaraan dikembangkan secara terintegrasi, mulai dari aspek keselamatan hingga implementasi dalam produk.

Kunjungan kemudian berlanjut ke GAC Trumpchi Factory yang memproduksi kendaraan berbasis ICE, HEV, dan PHEV. Fasilitas ini mengusung sistem manufaktur terintegrasi dengan tingkat otomatisasi tinggi, mulai dari proses stamping, welding berbasis machine vision, teknologi painting berstandar tinggi, hingga assembly line fleksibel untuk meningkatkan efisiensi produksi.
GAC juga menampilkan pengembangan teknologi powertrain, termasuk sistem hybrid dengan dual-motor multi-gear yang menjadi salah satu keunggulan dalam strategi elektrifikasi mereka.
Sementara itu, GAC AION Factory memperlihatkan kapabilitas produksi kendaraan listrik berbasis smart manufacturing sekaligus riset teknologi baterai masa depan. Dalam kunjungan ini, rombongan menyaksikan pengembangan solid-state battery yang memiliki potensi peningkatan keamanan dan kepadatan energi, serta inovasi material baterai lainnya.

Rangkaian kunjungan ini menegaskan kekuatan GAC dalam membangun ekosistem otomotif terintegrasi, mulai dari riset dan pengembangan hingga produksi massal, sejalan dengan strategi global “In Local, For Local”.
Melalui kegiatan ini, GAC Indonesia menegaskan komitmennya untuk menghadirkan teknologi yang relevan serta mendukung percepatan mobilitas berkelanjutan di Indonesia. Kunjungan ini juga menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan produk-produk GAC yang akan hadir di pasar nasional dalam waktu mendatang.
- Penulis: Otokini














