BYD Tech Culture Fest 2026 Hadir di Semarang, Kenalkan Teknologi EV dan Dual Mode ke Masyarakat
- account_circle Agus
- calendar_month 9 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Setelah sukses digelar di Jakarta dan Medan, PT BYD Motor Indonesia kembali melanjutkan rangkaian BYD Tech Culture Fest (TCF) 2026 ke Kota Semarang. Berlangsung di Gajahmada Plaza, Simpang Lima, acara ini menjadi bagian dari komitmen BYD dalam memperluas edukasi mengenai teknologi kendaraan energi baru (NEV) kepada masyarakat Indonesia.
Semarang dipilih sebagai kota ketiga penyelenggaraan karena memiliki peran strategis sebagai pusat mobilitas dan ekonomi di Jawa Tengah, sekaligus menunjukkan pertumbuhan positif dalam adopsi kendaraan listrik. Saat ini, lebih dari 1.600 kendaraan BYD telah digunakan di Jawa Tengah dengan pangsa pasar kendaraan listrik mencapai hampir 40 persen di wilayah tersebut.
“Melalui BYD Tech Culture Fest Semarang 2026, kami ingin menghadirkan edukasi sekaligus kesempatan bagi masyarakat untuk merasakan langsung teknologi unggulan BYD, baik EV maupun Dual Mode (DM),” ujar Eagle Zhao.

Dalam festival ini, pengunjung dapat mengeksplorasi berbagai inovasi BYD melalui Technology Zone yang menampilkan teknologi unggulan seperti Blade Battery, e-Platform, dan Dual Mode (DM). Area ini dirancang secara interaktif agar masyarakat dapat memahami manfaat teknologi kendaraan energi baru dalam penggunaan sehari-hari.
Selain itu, BYD juga menghadirkan Monster Track, area off-road yang memungkinkan pengunjung merasakan kemampuan kendaraan melalui berbagai rintangan ekstrem menggunakan DENZA B5. Sementara di area Test Drive, masyarakat dapat mencoba langsung sejumlah model unggulan seperti BYD M6 DM, BYD M6, BYD Dolphin, BYD Seal, BYD Sealion 7, dan BYD Atto 3.
Salah satu agenda menarik dalam acara ini adalah BYD M6 DM Media Challenge Semarang. Para peserta menempuh rute Semarang-Salatiga hingga kawasan kaki Gunung Merbabu dengan jarak sekitar 150 kilometer untuk menguji efisiensi teknologi Dual Mode.

Hasilnya, tiga peserta terbaik mencatat biaya penggunaan kendaraan mulai dari Rp 188 per kilometer hingga Rp 224 per kilometer, dengan konsumsi bahan bakar kurang dari satu liter selama perjalanan.
Menurut Luther Panjaitan, hasil tersebut menunjukkan bagaimana teknologi Dual Mode mampu menghadirkan efisiensi tinggi sekaligus fleksibilitas dalam berbagai kondisi perjalanan.
Tak hanya fokus pada teknologi, BYD Tech Culture Fest Semarang juga mengangkat kekayaan budaya lokal melalui pertunjukan Wayang Orang, alunan Bonang, serta prosesi pemukulan gong tradisional.

Pengunjung juga dapat menikmati area kuliner khas Semarang, Kids Area, hingga berbagai aktivitas komunitas yang membuat festival ini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Melalui BYD Tech Culture Fest 2026, BYD berharap dapat terus meningkatkan literasi masyarakat mengenai teknologi kendaraan listrik dan Dual Mode, sekaligus mempercepat adopsi kendaraan energi baru demi mendukung terciptanya ekosistem mobilitas berkelanjutan di Indonesia.
- Penulis: Agus














