BYD Perkenalkan Blade Battery Generasi Kedua dan Teknologi FLASH Charging
- account_circle Okie
- calendar_month Selasa, 10 Mar 2026

BYD memperkenalkan Blade Battery Generasi Kedua bersama teknologi FLASH Charging, sebuah terobosan yang dirancang untuk menjawab dua tantangan utama kendaraan listrik, yakni kecepatan pengisian daya yang masih lambat serta penurunan performa charging pada suhu rendah.
Melalui inovasi ini, BYD mencatatkan rekor baru dalam teknologi pengisian daya kendaraan listrik. Sistem tersebut memungkinkan pengisian dari 10% hingga 70% State of Charge (SOC) hanya dalam waktu 5 menit, serta mencapai 97% dalam 9 menit.
Menariknya, performa pengisian tetap stabil bahkan pada suhu ekstrem hingga -30°C. Dalam kondisi tersebut, pengisian dari 20% hingga 97% hanya bertambah sekitar 3 menit dibandingkan dengan pengisian pada suhu ruang.
Selain teknologi baterai, BYD juga mengumumkan rencana pembangunan 20.000 FLASH Charging Stations di Tiongkok hingga akhir 2026, yang selanjutnya akan diperluas secara global.

Di tengah pertumbuhan pesat pasar kendaraan listrik global, sejumlah kekhawatiran konsumen masih menjadi tantangan industri. Mulai dari range anxiety, antrean panjang di stasiun pengisian saat musim liburan, hingga penurunan kecepatan pengisian pada musim dingin.
Kondisi ini tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna kendaraan listrik, tetapi juga berdampak pada meningkatnya kebutuhan investasi infrastruktur pengisian daya.
Chairman dan President BYD, Wang Chuanfu menegaskan bahwa industri otomotif perlu menjawab dua persoalan tersebut secara serius.
“Industri perlu mengatasi dua tantangan utama, yaitu kecepatan pengisian yang belum optimal serta performa pengisian yang menurun pada suhu rendah,” ujarnya.

Setelah melalui enam tahun penelitian dan pengembangan, Blade Battery Generasi Kedua menghadirkan pengalaman pengisian daya yang disebut mampu menyamai kecepatan pengisian bahan bakar kendaraan konvensional.
Dalam teknologi baterai konvensional, fast charging dan kepadatan energi tinggi sering dianggap sulit dicapai secara bersamaan. Namun BYD mengklaim berhasil mengatasi tantangan tersebut dengan meningkatkan kepadatan energi sebesar 5% dibanding generasi pertama, sekaligus menghadirkan kecepatan pengisian yang jauh lebih tinggi.
Teknologi ini juga diterapkan pada model premium DENZA Z9GT yang dilengkapi struktur bodi ringan terbaru dari BYD. Kendaraan tersebut diklaim mampu menawarkan jangkauan hingga 1.036 km dalam sekali pengisian.
Untuk mengoptimalkan performa dan keamanan baterai, BYD mengembangkan Lithium-Ion High-Speed Channel serta Full-Spectrum Intelligent Thermal Management System. Teknologi ini dirancang untuk meminimalkan panas internal sekaligus meningkatkan efisiensi pembuangan panas.

BYD menegaskan bahwa Blade Battery Generasi Kedua telah melewati berbagai pengujian keselamatan yang melampaui standar nasional Tiongkok, sejalan dengan filosofi perusahaan bahwa keselamatan merupakan kemewahan tertinggi dalam kendaraan energi baru (NEV).
Untuk mendukung kemampuan pengisian super cepat tersebut, BYD menghadirkan FLASH Charger dengan output single connector hingga 1.500 kW, yang diklaim menjadi salah satu sistem pengisian daya paling bertenaga di dunia.
Sistem ini dipadukan dengan penyimpanan energi berkapasitas besar, sehingga mampu mengurangi tekanan pada jaringan listrik lokal saat proses pengisian berlangsung.
Pendekatan ini membuat teknologi FLASH Charging tidak hanya cepat, tetapi juga lebih ramah terhadap stabilitas jaringan listrik.

Selain performa tinggi, BYD juga merancang pengalaman pengisian daya yang lebih praktis melalui desain T-shaped pulley charger pertama di dunia.
Dengan konsep Zero-Gravity, pengguna dapat mengangkat konektor dengan mudah ke berbagai posisi kendaraan. Desain ini juga memastikan kabel tetap bersih karena tidak menyentuh tanah selama proses pengisian.
BYD menargetkan pembangunan 20.000 FLASH Charging Stations di seluruh Tiongkok hingga akhir 2026, yang nantinya akan terbuka untuk publik dan menjadi bagian dari ekspansi global perusahaan.
Sejak 2006, BYD mengusung visi “Three Green Dreams” yang diperkenalkan oleh Wang Chuanfu. Selama hampir dua dekade, visi tersebut diwujudkan melalui pengembangan ekosistem energi terintegrasi Solar–Storage–Charging (SSC).

Melalui peluncuran Blade Battery Generasi Kedua dan teknologi FLASH Charging, BYD berharap dapat mempercepat transisi global menuju mobilitas listrik yang lebih cerdas, efisien, dan berkelanjutan.
- Penulis: Okie















