Pembalap TGRI Kembali Naik Podium di Mandalika Festival of Speed 2025
- account_circle Okie
- calendar_month Selasa, 28 Okt 2025

Kolaborasi solid antara pembalap muda TOYOTA GAZOO Racing Indonesia (TGRI) dan performa tangguh All New Agya GR Sport kembali mencetak hasil gemilang di ajang Kejurnas Indonesia Touring Car Race (ITCR) 1200 2025 Seri ke-3 dan ke-4, yang menjadi bagian dari Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2025 Round 3.
Meski menghadapi tantangan berat, semangat Pushing the Limit for the Better membuat tim TGRI berhasil naik podium di dua seri berturut-turut.
Salah satu kisah menarik datang dari pembalap muda Amato Rudolph, yang harus start dari posisi paling belakang akibat masalah kelistrikan saat kualifikasi.
Namun berkat strategi matang, dukungan tim engineer, dan performa stabil All New Agya GR Sport, Amato berhasil merangsek ke depan dan finis di podium ketiga pada kelas Seeded B Seri ke-3. Rekan satu timnya, Jordan Johan, turut mempersembahkan podium kedua di kelas yang sama pada Sabtu (25/10).
Tidak berhenti di situ, konsistensi Jordan berlanjut pada Seri ke-4 yang digelar Minggu (26/10). Ia kembali tampil impresif dan mempertahankan posisi di podium kedua Seeded B, sekaligus mengamankan poin penting bagi TGRI di klasemen sementara.
Ajang ITCR 1200 dikenal sebagai salah satu kelas paling kompetitif dalam dunia touring car nasional. Seri ke-3 dan ke-4 di Mandalika diikuti oleh 26 starter, termasuk beberapa tim yang juga menggunakan All New Agya GR Sport sebagai kendaraan andalan.
“Peta persaingan semakin ketat, namun hasil yang kami raih sangat memuaskan. Dua podium dari pembalap TGRI membuktikan kerja keras tim di lintasan dan di paddock. Selain prestasi, kolaborasi antar tim pengguna Agya GR Sport juga mencerminkan semangat membangun ekosistem motorsport Indonesia yang semakin solid,” jelas Jap Ernando Demily, Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM).
Bagi Amato Rudolph, seri ke-3 menjadi panggung pembuktian. Meski tidak mencatatkan waktu kualifikasi karena gangguan sistem kelistrikan, Amato tampil luar biasa di balapan. Dalam tiga lap pertama dari total 12 lap, ia sudah menembus posisi lima besar di belakang Jordan.
Ketika bendera finis dikibarkan, Jordan mencatatkan waktu 27 menit 20,721 detik dan menempati posisi kedua Seeded B, diikuti Amato di posisi ketiga dengan catatan waktu 27 menit 24,422 detik.
“Engineer TGRI berhasil mengatasi kendala teknis dengan cepat sehingga mobil tetap bisa tampil maksimal. Start dari posisi ke-26 dan finis di podium tentu bukan hal mudah. Semoga di dua seri terakhir nanti kami bisa tampil lebih baik,” ujar Amato.
Balapan hari kedua berlangsung lebih sengit. Amato sempat bersaing ketat dengan pembalap di posisi terdepan, namun insiden senggolan menyebabkan velg mobilnya rusak sehingga harus puas finis di posisi ketujuh. Sementara itu, Jordan tampil stabil dan menutup balapan dengan posisi kedua, mencatat waktu 25 menit 19,516 detik.
Menurut Hiroyuki Oide, Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), penggunaan sirkuit Mandalika sebagai lokasi balap memberikan tantangan baru bagi tim. “Karakter lintasan yang unik dan dikelilingi perbukitan menuntut pembalap dan engineer untuk menemukan setting mobil paling optimal. Namun semakin banyak pembalap yang menggunakan All New Agya GR Sport menjadi sinyal positif bagi perkembangan motorsport nasional,” ujarnya.
Partisipasi aktif TGRI di berbagai ajang balap Tanah Air, termasuk ITCR 1200, merupakan bagian dari komitmen Toyota untuk mengembangkan talenta muda dan memperkuat budaya motorsport Indonesia. Melalui semangat Pushing the Limit for the Better, Toyota tidak hanya mengejar prestasi di lintasan, tetapi juga mendorong kolaborasi antar tim serta inovasi teknis di dunia balap.
Dengan performa kompetitif All New Agya GR Sport yang terbukti mampu bersaing di kejuaraan nasional, Toyota berharap mobil ini menjadi simbol semangat anak muda Indonesia dalam dunia motorsport—tangguh, adaptif, dan terus berkembang.



- Penulis: Okie















