Subaru BRZ Super Series 2025 Ditutup, Duel Ketat hingga Lap Terakhir
- account_circle Faza
- calendar_month Sabtu, 20 Des 2025

Pertamina Mandalika International Circuit kembali menjadi saksi penentuan juara Subaru BRZ Super Series 2025. Ronde 9 dan 10 yang digelar pada 13-14 Desember 2025 menutup musim balap one-make race Subaru BRZ dengan tensi tinggi, duel agresif, dan persaingan ketat di seluruh kelas.
Format sprint race 15 lap di lintasan cepat dan teknis Mandalika memaksa pembalap tampil presisi sejak start hingga garis finis. Empat kelas-Pro, Pro-Am, Am, dan Rookie-menjadi panggung pembuktian konsistensi Subaru BRZ sebagai platform balap yang stabil, presisi, dan tahan dipacu sepanjang musim.
Balapan pembuka Ronde 9 langsung berlangsung panas. Di kelas Pro, Rio S.B. (Rizqy Motorsport) tampil tanpa kompromi dan sukses mengamankan kemenangan penting di putaran final. Di kelas Pro-Am, Emmanuelle Amandio (Razaiq Motorsport) kembali menunjukkan performa konsisten dan naik ke podium teratas.
Sorotan tertuju pada pembalap wanita asal Thailand, Sitarvee Limnantharak (Project Mu Plaza Subaru), yang tampil agresif dan berhasil finis ketiga, menghadirkan warna internasional sekaligus menegaskan kualitas persaingan Subaru BRZ Super Series.
Di kelas Am, Rian Risky keluar sebagai pemenang berkat kontrol ritme yang solid, sementara Agung Setyadhi (Bumidia Racing) tampil meyakinkan dengan kemenangan di kelas Rookie.
Balapan penutup musim pada Minggu siang berlangsung tak kalah intens. Hirotaka Ishii (Cusco Indonesia) tampil konsisten di kelas Pro dan mengunci kemenangan Race 2 dengan catatan waktu 37:28.095. Demas Agil (Dewa United Motorsport) harus puas di posisi kedua, diikuti Rio S.B. di posisi ketiga.

Catatan best lap Race 2 menjadi milik Fitra Eri (Bumidia Racing Team) dengan waktu 2:15.606, menjadi torehan tercepat di balapan terakhir musim ini.
Di kelas Pro-Am, Sitarvee Limnantharak kembali tampil solid dan sukses mengamankan kemenangan dengan manajemen balap yang matang. Rian Risky mempertahankan dominasinya di kelas Am, sementara Daniel Sutrisno (Dewa United Motorsport) menutup musim dengan kemenangan di kelas Rookie.
Seluruh peserta menggunakan Subaru BRZ yang telah disiapkan Max Motorsport dengan standar keselamatan dan performa balap. Meski dikembangkan untuk kompetisi, karakter utama BRZ tetap terjaga: handling presisi, keseimbangan bobot optimal, dan respon mesin linear.
Kombinasi Boxer Engine berpusat gravitasi rendah dan Rear-Wheel Drive menjadikan BRZ stabil di tikungan cepat Mandalika sekaligus mudah dikendalikan dalam duel ketat. DNA ini pula yang membuat Subaru BRZ relevan tidak hanya sebagai mobil balap, tetapi juga sebagai sports car yang tetap nyaman dan menyenangkan digunakan di jalan raya.
Arie Christopher, CEO Subaru Indonesia menegaskan putaran final ini menjadi penutup ideal musim 2025. Subaru BRZ Super Series kembali membuktikan bahwa presisi, keseimbangan, dan keandalan adalah DNA utama Subaru. Ajang ini juga berperan penting dalam mendorong perkembangan motorsport Indonesia.
Dengan berakhirnya Ronde 9 dan 10, Subaru BRZ Super Series 2025 resmi ditutup. Sepanjang musim, seri ini menghadirkan duel ketat hingga lap terakhir, konsistensi performa lintas kelas, dan pembuktian bahwa Subaru BRZ bukan sekadar coupe sport, melainkan senjata balap yang presisi dan tahan diuji.

Musim 2025 boleh berakhir, namun eksistensi Subaru BRZ Super Series sebagai salah satu one-make race paling kompetitif di Indonesia kian tak terbantahkan.
- Penulis: Faza














