Rifat Sungkar Siapkan El Mayka Sungkar Jadi Generasi Ketiga Motorsport Indonesia
- account_circle Otokini
- calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Nama keluarga Sungkar telah lama menjadi bagian penting dalam perjalanan motorsport Indonesia. Warisan tersebut dimulai dari Helmy Sungkar sebagai generasi pertama, kemudian diteruskan oleh Rifat Sungkar yang sukses mengukir prestasi di berbagai ajang reli nasional dan internasional, drifting, hingga sprint off-road. Kini, estafet tersebut mulai dipersiapkan untuk generasi ketiga melalui sosok muda berbakat, El Mayka Sungkar.
Melalui program pembinaan bertajuk The Legend Continues, Rifat Sungkar membangun fondasi bagi El Mayka untuk mengenal dunia motorsport secara bertahap. Program ini tidak hanya berfokus pada kemampuan balap, tetapi juga pembentukan karakter, disiplin, mental, serta nilai-nilai kehidupan yang selama ini menjadi identitas keluarga Sungkar.
Didukung oleh teknologi Telkomsel 5G, program yang dimulai sejak 2025 tersebut memasuki tahun kedua dengan berbagai pengembangan dan perencanaan yang lebih matang. Teknologi digital dimanfaatkan untuk mendukung proses pembelajaran, komunikasi, serta evaluasi selama perjalanan pembinaan berlangsung.
Menurut Rifat Sungkar, tujuan utama The Legend Continues bukanlah menciptakan sosok penerus yang harus mengikuti jejaknya secara mutlak. Sebaliknya, program ini dirancang untuk membantu El Mayka memahami pentingnya proses, kerja keras, dan tanggung jawab dalam dunia motorsport.

The Legend Continues dirancang melalui lima fase pengembangan yang akan dijalani El Mayka sejak usia 11 tahun hingga 17 tahun.
Fase pertama, Foundation (2025–2026), menjadi tahap pengenalan dunia reli sebagai navigator dan pembelajar. Pada fase ini, El Mayka mempelajari navigasi, membaca pace note, membangun komunikasi di bawah tekanan, serta memahami disiplin dalam sebuah tim balap.
Selanjutnya, fase Transition (2027) akan membawa El Mayka mengikuti kompetisi junior kelas pemula dengan fokus pada pengembangan pengalaman dan konsistensi.
Memasuki fase Development (2028–2029), kemampuan teknis, strategi balap, kerja sama tim, serta mental bertanding akan semakin diasah di level nasional junior. Pada tahap ini, El Mayka juga mulai diarahkan untuk membangun identitasnya sendiri sebagai pembalap muda.
Fase Preparation (2030) menjadi tahap persiapan menuju level profesional dengan peningkatan tanggung jawab sebagai atlet, termasuk pengembangan kemampuan kepemimpinan dan hubungan profesional dalam dunia motorsport.

Puncaknya adalah fase Continuation (2031), ketika El Mayka diproyeksikan siap bersaing di level nasional maupun internasional sebagai pembalap independen yang membawa nilai-nilai keluarga Sungkar dengan karakter dan gaya balapnya sendiri.
Bagi Rifat Sungkar, warisan terbesar dalam dunia balap bukanlah sekadar trofi atau gelar juara, melainkan nilai-nilai yang diwariskan dari generasi ke generasi. Karena itu, The Legend Continues hadir sebagai simbol keberlanjutan legacy keluarga Sungkar sekaligus kontribusi nyata bagi masa depan motorsport Indonesia.
Melalui kombinasi pembinaan karakter, pengalaman kompetisi, dan dukungan teknologi Telkomsel 5G, program ini diharapkan mampu melahirkan generasi baru pembalap Indonesia yang tidak hanya kompetitif di lintasan, tetapi juga memiliki integritas, disiplin, dan semangat untuk terus berkembang.
- Penulis: Otokini