Breaking News
light_mode
Beranda » Serba Serbi » Suspensi Mobil Anda Terganggu, Begini Cara Jaga Kondisinya

Suspensi Mobil Anda Terganggu, Begini Cara Jaga Kondisinya

  • account_circle Okie
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Suspensi adalah komponen yang bertugas menyerap getaran saat mobil berjalan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan berkendara. Selain meredam getaran, suspensi juga berfungsi sebagai penyeimbang dan penopang bodi mobil. Tidak kalah penting, membantu menjaga stabilitas kendaraan saat melaju.

Sistem suspensi memiliki dua komponen utama, yaitu pegas dan shock absorber atau peredam kejut. Namun beberapa mobil juga melengkapi sistem suspensi dengan berbagai komponen untuk mendukung kinerjanya. Tujuannya untuk meningkatkan kenyamanan dan kemampuan manuver mobil.

Auto2000 1

Tanda-tanda Sistem Suspensi Terganggu

1. Ayunan Berlebihan

Ketika AutoFamily merasakan mobil berayun lebih lembut dari biasanya khususnya ketika berbelok di tikungan, dan butuh waktu lebih lama untuk kembali ke posisi stabil, bisa dipastikan performa shock absorber atau shockbreaker sudah kurang optimal. Waspadalah karena AutoFamily akan kurang nyaman dalam mengontrol gerak mobil secara baik dan sanggup memicu kecelakaan.

2. Suara Berisik

Suara berisik dari area kaki-kaki menandakan bahwa kondisinya sudah tak prima lagi sehingga perlu untuk mengganti dengan yang baru.

3. Mobil Tidak Seimbang

AutoFamily bisa mengeceknya dengan meletakkan mobil di tempat yang rata, kemudian perhatikan jarak antara ban dan sepatbor mobil. Bila setiap roda memiliki jarak yang berbeda dengan sepatbor, maka kemungkinan salah satu suspensi tidak berfungsi dengan baik.

4. Oli Shock Absorber Bocor

Kebocoran pada shock absorber akan membuatnya tidak bekerja maksimal. Langkah terbaik dari masalah ini adalah menggantinya dengan parts asli di bengkel Auto2000.

5. Ban Aus Tidak Merata

Kalau AutoFamily melihat ban aus bergelombang, merupakan salah satu indikator suspensi tidak optimal. Termasuk menandakan bahwa peredam kejut telah mengalami gangguan pada jangka waktu yang lama.

Auto2000 6

Tips Jaga Kondisi Suspensi Mobil

1. Jaga Tekanan Udara Ban

Agar suspensi tetap berfungsi dengan maksimal, tekanan udara ban harus diperiksa. Jika tekanan udara pada ban tidak sesuai petunjuk teknis, maka suspensi akan bekerja lebih keras. Hal ini berpotensi memperpendek usia pakai peredam kejut dan pegas mobil.

2. Cek Kondisi Shock Absorber

Periksa kondisi sokbreker, per dan hidrolis serta oli jika ada. Termasuk karet pelindung, stoper, dan komponen karet lainnya di kaki-kaki mobil. Jangan sampai terjadi kebocoran dan korosi pada per karena mengakibatkan strukturnya melemah.

3. Perhatikan Payload Mobil

Jangan sampai muatan mobil melebihi daya angkut atau payload yang telah ditentukan. Pasalnya, suspensi memiliki kekuatan beban maksimal yang sanggup dibawa. Jika dipaksakan, ada potensi sokbreker akan bocor bahkan bisa berakibat lebih parah lagi. Selain itu, muatan berlebih juga membuat mobil sulit untuk dikendalikan dan sangat berbahaya untuk keselamatan.

4. Rutin Spooring dan Balancing

Saat spooring akan dilakukan pengaturan sudut keselarasan roda. Jika kaki-kaki mobil bermasalah maka spooring akan sulit untuk dilakukan. Balancing mengatur perputaran roda agar tidak bergetar. Namun andai ban bergetar secara berlebih, akan berdampak pada kekuatan sokbreker yang mesti menopangnya.

Auto2000 1

5. Rotasi Ban Saat Servis Berkala

Merotasi ban depan dengan belakang perlu dilakukan karena ban bagian depan biasanya akan lebih cepat habis. Misalnya AutoFamily melakukan pengereman, otomatis rem depan dulu yang bekerja, kemudian tersalurkan ke belakang. Kondisi ban yang selalu prima membantu kinerja sokbreker lantaran lebih mudah dalam meredam guncangan.

6. Mengemudi dengan Aman

Jangan berlaku sembarangan di jalan, seperti menghajar polisi tidur atau lubang jalan tanpa mengurangi kecepatan sedikitpun. Atau melakukan akselerasi dan pengereman mendadak yang membuat sokbreker bekerja keras. Atur irama berkendara supaya komponen sokbreker tetap awet dan bekerja optimal.

7. Periksa Saat Servis Berkala

Waktu servis berkala, shock absorber, pegas, dan komponen lain yang terkait dengannya akan diperiksa untuk memastikan kondisinya selalu prima. Termasuk spooring dan balancing serta rotasi ban untuk memastikan seluruh komponen kaki-kaki memperoleh perawatan yang optimal.

  • Penulis: Okie

Rekomendasi Untuk Anda

  • ALVA Raih Sertifikat INDI 4.0, Pelopor Smart Manufacturing Motor Listrik Nasional

    ALVA Raih Sertifikat INDI 4.0, Pelopor Smart Manufacturing Motor Listrik Nasional

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Setiawan
    • 0Komentar

    ALVA (PT Electra Mobilitas Indonesia) resmi mengumumkan perolehan Sertifikat Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0), sebuah pengakuan dari pemerintah atas kesiapan industri dalam mengimplementasikan transformasi digital. Sertifikasi ini menegaskan komitmen ALVA dalam membangun sistem manufaktur berbasis teknologi sejak awal berdiri. INDI 4.0 sendiri merupakan program yang diinisiasi oleh Kementerian Perindustrian Republik Indonesia sebagai instrumen […]

  • Begini Merawat Mobil agar Tidak Nglitik

    Begini Merawat Mobil agar Tidak Nglitik

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Rio
    • 0Komentar

    Merawat mobil supaya tetap terjaga performanya sebaiknya jangan dianggap sulit oleh AutoFamily. Jurusnya hanya satu, yaitu secara berkala melakukan pengecekan kendaraan di bengkel resmi. Nah salah satu permasalahan yang cukup sering terjadi pada performa mobil AutoFamily adalah gejala hilang tenaga dan bahkan mobil terasa ngelitik. Ini tentu membuat tidak nyaman dan was was di jalan. […]

  • Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas Lebih Hemat

    Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas Lebih Hemat

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Otokini
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika harga energi global yang terus bergejolak serta kenaikan harga bahan bakar, biaya operasional kendaraan kini menjadi salah satu faktor penting yang harus dipertimbangkan banyak keluarga di Indonesia. Pengeluaran untuk bahan bakar, baik untuk aktivitas harian maupun perjalanan jauh, semakin menekan anggaran rumah tangga. Pada situasi seperti ini, efisiensi tidak lagi menjadi sekadar […]

  • Penjualan Chery Semester I 2024 Capai 1,1 Juta unit

    Penjualan Chery Semester I 2024 Capai 1,1 Juta unit

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle Agus
    • 0Komentar

    Chery Group mengumumkan pencapaian luar biasa pada semester pertama 2024 dengan total penjualan 1.100.621 unit. Angka ini menandakan peningkatan signifikan sebesar 48,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan juga menandai keberhasilan penjualan melampaui satu juta unit kendaraan pada setengah tahun pertama di 2024. Pencapaian yang luar biasa ini sekaligus mencatatkan basis pengguna Chery global […]

  • FARIZON Debut di GIICOMVEC 2026, Kendaraan Komersial Listrik untuk Masa Depan Transportasi Indonesia

    FARIZON Debut di GIICOMVEC 2026, Kendaraan Komersial Listrik untuk Masa Depan Transportasi Indonesia

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Agus
    • 0Komentar

    FARIZON, merek kendaraan komersial berbasis energi baru, secara resmi melakukan debutnya di Indonesia melalui ajang GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026 yang berlangsung dari tanggal 8 hingga 11 April 2026 di Jakarta International Expo, Kemayoran. Langkah ini menandai momentum penting dalam pengembangan industri otomotif di Indonesia, terutama dalam mempercepat adopsi kendaraan niaga berbasis […]

  • Target 10 Besar Julian Johan di AXRC 2024 Thailand

    Target 10 Besar Julian Johan di AXRC 2024 Thailand

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
    • account_circle Agus
    • 0Komentar

    Asia Cross Country Rally (AXCR) akan segera digelar di Thailand pada 11-17 Agustus 2024 mendatang. Reli lintas negara Asia bersertifikat FIA tersebut akan diikuti salah satu pereli asal Indonesia, Julian Johan. Bersama co-driver Recky Resanto dan Chupong Chaiwan (Thailand), pria yang akrab disapa Jeje tersebut akan mengendarai Land Cruiser 200 berbasis Lexus LX570 yang dibekali […]

expand_less