Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas Lebih Hemat
- account_circle Otokini
- calendar_month Minggu, 29 Mar 2026

Di tengah dinamika harga energi global yang terus bergejolak serta kenaikan harga bahan bakar, biaya operasional kendaraan kini menjadi salah satu faktor penting yang harus dipertimbangkan banyak keluarga di Indonesia.
Pengeluaran untuk bahan bakar, baik untuk aktivitas harian maupun perjalanan jauh, semakin menekan anggaran rumah tangga.
Pada situasi seperti ini, efisiensi tidak lagi menjadi sekadar nilai tambah, melainkan kebutuhan esensial yang berpengaruh langsung pada pengelolaan keuangan keluarga.
Menjawab tantangan tersebut, Chery melalui konsep Chery Family Care menawarkan solusi berbasis teknologi yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi sekaligus mengurangi beban biaya transportasi bagi keluarga modern.

Salah satu inovasi unggulan yang diusung Chery adalah teknologi Chery Super Hybrid (CSH) yang memungkinkan penghematan biaya operasional kendaraan secara signifikan.
Contohnya, model andalan Chery, TIGGO 8 CSH, mampu mengurangi biaya mobilitas hingga 50% dibandingkan kendaraan konvensional sekelasnya. Berikut ilustrasi penghematan yang ditawarkan:
Teknologi CSH ini dikembangkan untuk menghadirkan efisiensi maksimal melalui pendekatan inovatif. Berbekal mesin hybrid generasi terbaru ACTECO 1.5TGDI dengan thermal efficiency mencapai 44,5%, teknologi tersebut dipadukan dengan sistem transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT) berdaya efisiensi hingga 98,5%.
Kombinasi ini memungkinkan kendaraan menghasilkan konsumsi bahan bakar yang jauh lebih hemat dibanding mesin konvensional. Selain TIGGO 8 CSH, Chery juga menawarkan solusi efisiensi lainnya melalui TIGGO 9 CSH.

Seorang konsumen, Leyana Riesca, berbagi pengalaman pribadinya saat menggunakan TIGGO 9 CSH untuk perjalanan mudik Bogor–Surabaya sejauh 1.600 km pulang-pergi bersama keluarganya.
Dengan gaya berkendara normal-terkadang santai dan sesekali akselerasi-ia hanya perlu mengeluarkan sekitar Rp 700 ribu untuk pengisian bensin dan di bawah Rp 200 ribu untuk biaya pengisian daya listrik.
Sepanjang perjalanan tersebut, efisiensi teknologi terbukti mampu memberikan penghematan yang signifikan tanpa mengurangi performa kendaraan.
Efisiensi TIGGO 9 CSH didukung oleh kemampuan adaptif sistemnya, yang secara real-time dapat beralih antara mode pure EV dan hybrid electric vehicle (HEV), sesuai dengan kebutuhan berkendara. Mekanisme ini memastikan penggunaan energi tetap optimal di berbagai situasi.

Teknologi CSH sendiri telah teruji melalui pengujian di lebih dari 20 negara dengan total jarak tempuh lebih dari 20.000 km.
Uji coba ini membuktikan konsistensi efisiensi tinggi tanpa mengorbankan performa dan kenyamanan berkendara, bahkan dalam kondisi lalu lintas berat dan kawasan pegunungan.
Ditambah lagi, fitur inovatif seperti *Vehicle-to-Load* (V2L) memberikan fleksibilitas dalam memanfaatkan energi, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun aktivitas luar ruang.
Namun, efisiensi tidak hanya ditentukan oleh teknologi canggih. Perawatan kendaraan juga memainkan peran penting.

Misalnya, menjaga tekanan ban sesuai standar, rutin mengganti komponen seperti filter udara dan busi, serta menghindari beban muatan berlebihan dapat membantu menjaga performa optimal kendaraan.
Selain itu, pola mengemudi yang stabil, seperti akselerasi yang halus, menjaga kecepatan konstan, dan mengurangi pengereman mendadak, turut mendukung efisiensi bahan bakar.
Mengatur penggunaan fitur tambahan seperti pendingin udara atau perangkat elektronik dengan bijak juga dapat meringankan beban kerja mesin sehingga menghemat bahan bakar.
Dengan menggabungkan edukasi penggunaan kendaraan dan terobosan teknologi terdepan, Chery berkomitmen memberikan solusi transportasi yang hemat energi, nyaman, dan relevan bagi kehidupan modern.

Ke depannya, Chery akan terus menghadirkan inovasi baru yang bertujuan untuk membuat setiap perjalanan lebih efisien, terjang
- Penulis: Otokini















