Ducati MX Team Indonesia Dominasi Kejurnas Motocross 2026 Round 3
- account_circle Okie
- calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ducati MX Team Indonesia menorehkan hasil gemilang pada putaran ketiga Kejuaraan Nasional Motocross 2026 yang berlangsung di Sirkuit Cambora, Sumedang, Jawa Barat. Pembalap andalan tim, Diva Ismayana, tampil dominan dengan meraih kemenangan sempurna di sesi Qualifying Race, Race 1, dan Race 2, sekaligus mengamankan poin maksimal sebanyak 50 poin.
Hasil tersebut semakin memperkokoh posisi Diva dalam persaingan papan atas Kejurnas Motocross 2026 sekaligus menjadi bukti kompetitifnya Ducati Desmo450 MX di lintasan motocross nasional.
Pada Race 1 yang digelar Minggu (14/6), Diva Ismayana langsung mengambil alih posisi terdepan sejak lap pertama. Sepanjang balapan, ia mendapat tekanan dari pembalap asal Thailand, Witsarut Salangam, yang juga mengendarai Ducati Desmo450 MX dan terus membayangi di posisi kedua.
Memasuki pertengahan lomba, persaingan semakin menarik ketika Delvintor Alfarizi yang menunggangi KTM berhasil menyalip Witsarut dan mulai mengejar Diva. Meski demikian, Diva mampu mempertahankan ritme balap yang konsisten tanpa melakukan kesalahan berarti.
Dengan keunggulan yang terjaga hingga lap terakhir, Diva sukses menyentuh garis finis sebagai pemenang Race 1, sementara Delvintor dan Witsarut melengkapi posisi terdepan.

Di sisi lain, Hilman Maksum memulai balapan dari posisi kelima. Pembalap Ducati MX Team Indonesia tersebut terlibat duel sengit dengan Muhammad Excel untuk memperebutkan posisi keempat. Setelah berhasil melakukan overtake, Hilman menjaga konsistensi kecepatannya hingga finis di posisi keempat.
Race 2 menjadi sajian utama yang menyuguhkan pertarungan intens sepanjang balapan. Diva kembali memimpin sejak start, namun kali ini langsung mendapatkan tekanan dari Delvintor Alfarizi yang terus menempel di posisi kedua. Witsarut Salangam berada di posisi ketiga dan turut menjaga jarak dengan dua pembalap terdepan.
Sepanjang balapan, Delvintor berkali-kali mencoba mencari celah untuk melakukan overtake melalui berbagai racing line. Namun, performa Ducati Desmo450 MX yang mampu memberikan akselerasi kuat saat keluar tikungan membuat Diva tetap mampu mempertahankan posisi terdepan.
Duel keduanya menjadi pusat perhatian para penonton yang memadati Sirkuit Cambora. Setiap manuver dan percobaan overtake mendapat sorakan meriah dari tribun.
Momen paling menegangkan terjadi di tikungan terakhir sebelum garis finis. Delvintor melancarkan upaya terakhir untuk merebut posisi pertama, tetapi ketenangan serta pengalaman Diva Ismayana berhasil menggagalkan manuver tersebut.
Diva akhirnya memastikan kemenangan Race 2 dan kembali berdiri di podium tertinggi. Delvintor Alfarizi finis di posisi kedua, sementara Witsarut Salangam mengamankan posisi ketiga.

Sementara itu, Hilman Maksum harus menghadapi tantangan lebih berat di Race 2 setelah mengalami start yang kurang ideal dan tertinggal di rombongan belakang.
Meski demikian, Hilman menunjukkan semangat juang tinggi dengan perlahan menembus kelompok tengah. Ia terlibat pertarungan ketat dengan Farhan Hendro untuk posisi kelima sebelum akhirnya kembali berduel dengan Muhammad Excel dalam perebutan posisi keempat.
Berkat performa yang konsisten, Hilman berhasil melewati kedua rivalnya dan menutup Race 2 di posisi keempat. Hasil tersebut membuatnya mengoleksi total 36 poin dari dua balapan dan memperlihatkan konsistensi Ducati MX Team Indonesia sepanjang akhir pekan.
Kemenangan sempurna yang diraih Diva Ismayana di Sumedang menjadi pencapaian penting bagi Ducati MX Team Indonesia. Selain mempertegas daya saing Ducati Desmo450 MX di level nasional, hasil ini juga menjadi bekal berharga untuk menghadapi seri-seri berikutnya dalam perburuan gelar Kejurnas Motocross 2026.
Diva mengatakan, saya sangat bersyukur bisa meraih kemenangan sempurna di Qualifying Race, Race 1, dan Race 2. Tentu bukan hal yang mudah karena persaingan sangat ketat. Delvintor dan Witsarut terus memberikan tekanan hingga lap terakhir, terutama di Race 2.
“Saya hanya berusaha tetap tenang, fokus dengan strategi yang sudah disiapkan tim, dan memaksimalkan performa Ducati Desmo450 MX sampai garis finis. Terima kasih untuk seluruh kru tim dan semua pihak yang selalu mendukung saya,” kata Diva.

Sementara Hilman mengungkapkan bahwa dua kali finis di posisi keempat memang belum sesuai target, tetapi saya melihat banyak hal positif dari balapan kali ini. Di Race 2 saya harus berjuang dari posisi belakang setelah start yang kurang maksimal, namun perlahan saya coba kejar.
“Saat balapan, saya sempat mengalami keram di tangan, mungkin karena saya kurang enjoy, kurang rileks, dan terlalu tegang, namun saya tetap berusaha konsisten dan akhirnya bisa finis di posisi empat,” ungkap Hilman.
- Penulis: Okie














