OMODA O4 EV Hadir di Timeless Society, Padukan Teknologi dan Gaya Hidup Urban
- account_circle Otokini
- calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
OMODA & JAECOO Indonesia memperluas eksplorasi di ranah lifestyle melalui kehadiran OMODA O4 EV di ajang Timeless Society yang berlangsung pada 4–6 September 2026 di Nirmana Falatehan, Blok M, Jakarta Selatan.
Kehadiran OMODA O4 EV menjadi bagian dari upaya OMODA memperkenalkan kendaraan listrik tidak hanya sebagai sarana mobilitas, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup modern.
Dalam kesempatan ini, OMODA juga berkolaborasi dengan ONX Idea Studio melalui edisi khusus jam tangan yang mengedepankan eksplorasi desain dan prinsip sustainability.
“Kehadiran OMODA O4 di Timeless Society merupakan bentuk bagaimana kami melihat mobilitas sebagai bagian dari gaya hidup. Kami menemukan kesamaan semangat antara OMODA O4 dengan komunitas di Timeless Society yang memiliki apresiasi tinggi terhadap desain, karakter, teknologi, dan ekspresi personal,” ujar Jim Ma, Business Unit Director OMODA & JAECOO Indonesia.

OMODA O4 sendiri mengusung konsep Cyber Mecha Design yang memadukan karakter dunia digital, teknologi futuristis, dan elemen mekanis. Pendekatan tersebut terlihat melalui proporsi bodi dinamis, garis desain tajam, serta detail eksterior yang memberikan kesan high-tech.
Selain desain, OMODA O4 juga dibekali konsep Super AI Cockpit, yang memperkuat karakter kendaraan sebagai bagian dari ekosistem mobilitas modern.
Sebagai kendaraan listrik, OMODA O4 turut merepresentasikan langkah menuju mobilitas yang lebih berkelanjutan. Perpaduan teknologi elektrifikasi, desain futuristis, dan pendekatan lifestyle menjadi upaya OMODA untuk mendekatkan kendaraan listrik dengan generasi muda.
“Kami berharap kehadiran OMODA O4 di Timeless Society dapat membuka perspektif baru bahwa kendaraan listrik tidak hanya menawarkan alternatif mobilitas yang lebih berkelanjutan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari budaya, gaya hidup, dan cara seseorang mengekspresikan dirinya,” tutup Jim Ma.

- Penulis: Otokini
