LEPAS L8 Tawarkan Efisiensi dan Fleksibilitas Mobilitas Lewat Teknologi PHEV Generasi Terbaru
- account_circle Otokini
- calendar_month Senin, 15 Jun 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Di tengah dinamika harga energi global dan meningkatnya perhatian masyarakat terhadap biaya mobilitas sehari-hari, teknologi kendaraan elektrifikasi semakin menjadi pilihan yang relevan.
Salah satu solusi yang kini mendapat perhatian adalah Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), teknologi yang menggabungkan efisiensi tenaga listrik dengan fleksibilitas mesin bensin untuk mendukung berbagai kebutuhan perjalanan.
Berbeda dengan hybrid konvensional, kendaraan PHEV memiliki baterai berkapasitas lebih besar yang dapat diisi langsung melalui sumber listrik eksternal.
Hal ini memungkinkan kendaraan menggunakan tenaga listrik untuk sebagian besar perjalanan harian, sehingga konsumsi bahan bakar dapat ditekan secara signifikan. Mesin bensin akan bekerja ketika diperlukan tenaga tambahan atau saat daya baterai mulai berkurang.
Konsep tersebut dihadirkan oleh LEPAS L8, SUV PHEV yang dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat modern. Dengan kemampuan berkendara menggunakan tenaga listrik hingga lebih dari 100 kilometer, LEPAS L8 mampu mengakomodasi sebagian besar aktivitas harian masyarakat urban tanpa harus mengaktifkan mesin bensin.

Keunggulan ini menjadi semakin relevan mengingat mayoritas mobilitas harian masyarakat Indonesia berada di bawah 60 kilometer per hari. Dengan memanfaatkan tenaga listrik sebagai sumber penggerak utama, biaya energi kendaraan dapat menjadi lebih efisien dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional.
Saat digunakan untuk perjalanan jarak jauh, LEPAS L8 mengandalkan sistem cerdas yang secara otomatis mengombinasikan motor listrik dan mesin bensin sesuai kondisi berkendara. Perpindahan antara kedua sumber tenaga tersebut berlangsung halus tanpa mengurangi kenyamanan pengemudi maupun penumpang.
Tak hanya menawarkan efisiensi, LEPAS L8 juga memiliki total jarak tempuh hingga lebih dari 1.300 kilometer dalam kondisi baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh berdasarkan pengujian internal. Jarak tersebut setara dengan perjalanan Jakarta–Bali atau Jakarta–Yogyakarta pulang-pergi tanpa perlu melakukan pengisian energi ulang.
Selain mendukung mobilitas jarak jauh, LEPAS L8 juga dilengkapi fitur Vehicle-to-Load (V2L) yang memungkinkan kendaraan berfungsi sebagai sumber daya listrik portabel.

Fitur ini dapat dimanfaatkan untuk mengoperasikan berbagai perangkat elektronik saat beraktivitas di luar ruangan, berkemah, bekerja secara mobile, maupun kegiatan keluarga lainnya.
Dengan menggabungkan efisiensi kendaraan listrik dan fleksibilitas mesin bensin, LEPAS L8 menawarkan solusi mobilitas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Kehadiran teknologi PHEV generasi terbaru ini menunjukkan bahwa elektrifikasi tidak hanya soal efisiensi energi, tetapi juga menghadirkan kenyamanan, fleksibilitas, dan ketenangan dalam setiap perjalanan.
- Penulis: Otokini













