XPENG AI Day 2025, Awal Era Baru Physical AI Global
- account_circle Agus
- calendar_month Jumat, 7 Nov 2025

XPENG sukses menyelenggarakan XPENG AI Day 2025 di XPENG Science Park, Guangzhou, dengan mengusung tema “Emergence”.
Dalam ajang tersebut, XPENG memperkenalkan empat inovasi besar yang menandai dimulainya era mobilitas berbasis Physical AI, yakni XPENG VLA 2.0, XPENG Robotaxi, XPENG Next-Gen IRON, serta dua sistem penerbangan cerdas dari XPENG ARIDGE.
Seluruh inovasi ini siap diproduksi massal, menjadikan konsep Physical AI bukan lagi visi masa depan, melainkan realitas yang mulai hadir di kehidupan sehari-hari.
He Xiaopeng, Chairman dan CEO XPENG, secara resmi mengumumkan transformasi perusahaan menjadi Global Embodied Intelligence Company, menjadikan XPENG sebagai satu-satunya perusahaan di Tiongkok yang berhasil mengembangkan sistem Physical AI secara penuh (full-stack self-developed).
He Xiaopeng mengatakan, gelombang besar Physical AI sedang datang, dan XPENG siap memimpin perubahan ini melalui inovasi teknologi yang terintegrasi dari chip, sistem operasi, hingga perangkat keras cerdas.
Menanggapi kesuksesan acara tersebut, Djohan Sutanto, CEO Erajaya Active Lifestyle selaku Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) XPENG di Indonesia, menyebut langkah XPENG sebagai fondasi penting bagi masa depan mobilitas nasional.
“Kami mempelajari kesiapan ekosistem Indonesia-mulai dari regulasi, infrastruktur, hingga model operasional-agar ketika teknologi ini hadir, ia dapat diterapkan dengan aman, berkelanjutan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” jelas Djohan.
Puncak acara diwarnai peluncuran XPENG VLA 2.0, model besar generasi baru dengan paradigma “Vision–Implicit Token–Action”.
Model ini mampu memahami dunia fisik dan belajar secara mandiri, serta dapat diterapkan pada berbagai platform-mulai dari mobil AI, robot humanoid, hingga mobil terbang. Ditenagai cloud computing cluster dengan 30.000 GPU dan model dasar berparameter 72 miliar, VLA 2.0 mampu melakukan iterasi setiap lima hari.
Teknologi ini juga menghadirkan fitur canggih seperti Narrow Road NGP dan Navigation-Free Automated Driving Assistance yang meningkatkan keamanan serta kenyamanan berkendara.
Sebagai bagian dari strategi globalnya, XPENG membuka akses VLA 2.0 secara open-source bagi mitra internasional.
Volkswagen menjadi pelanggan pertama yang mengadopsi model besar ini serta menominasikan chip XPENG Turing AI untuk sistemnya-menegaskan posisi XPENG sebagai pionir kolaborasi lintas industri dalam penerapan Physical AI global.
XPENG juga memperkenalkan Robotaxi tanpa pengemudi yang dikembangkan secara penuh oleh tim internal, menggunakan empat chip Turing AI dengan daya komputasi 3000 TOPS. Kendaraan ini mengandalkan sistem penglihatan murni tanpa LiDAR, dan mampu beroperasi di berbagai kondisi jalan.
Di bidang robotika, XPENG menghadirkan Next-Gen IRON, robot humanoid dengan 82 derajat kebebasan, struktur menyerupai manusia, serta baterai solid-state pertama di industri. IRON dijadwalkan memasuki produksi massal pada akhir 2026 dan akan diterapkan di sektor layanan publik serta industri.
Melengkapi inovasi darat, XPENG ARIDGE menampilkan dua kendaraan udara cerdas, Land Aircraft Carrier dan A868 tiltrotor, yang menandai era baru mobilitas udara tiga dimensi. Fasilitas produksinya di Guangzhou telah beroperasi dengan kapasitas hingga 10.000 unit per tahun.
XPENG juga bekerja sama dengan Pemerintah Kota Dunhuang untuk menghadirkan rute wisata udara pertama di Tiongkok pada 2026, membawa konsep self-driving flight ke dunia nyata.
Dengan visi “teknologi mengubah dunia”, XPENG terus memperkuat komitmennya menghadirkan inovasi lintas disiplin-dari kendaraan listrik, robotika, hingga mobil terbang-menuju masa depan mobilitas global berbasis Physical AI.


- Penulis: Agus













