Ekspor Toyota Indonesia Naik 8 Persen Sepanjang 2025, Nyaris 300 Ribu Unit
- account_circle patardo
- calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026

Memasuki lembaran baru tahun 2026, kinerja ekspor Toyota Indonesia sepanjang 2025 mencatatkan capaian yang impresif. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), total ekspor kendaraan bermerek Toyota sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai 298.457 unit, atau meningkat 8 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang sebesar 276.089 unit.
Capaian tersebut membuat Toyota Indonesia kembali menjadi kontributor utama ekspor kendaraan utuh (Completely Built Up/CBU) nasional. Dalam periode 2020 hingga 2025, Toyota Indonesia secara konsisten menyumbangkan sekitar 60 persen dari total ekspor CBU Indonesia. Secara keseluruhan, industri otomotif nasional juga mencatat tren positif, dengan total ekspor kendaraan pada 2025 mencapai 518.212 unit.
Jika ditarik lebih panjang, kontribusi Toyota Indonesia terhadap ekspor nasional telah terbangun selama puluhan tahun. Sejak 1987 hingga akhir 2025, total ekspor Toyota Indonesia telah mencapai 3.151.794 unit kendaraan ke lebih dari 100 negara di kawasan Asia, Amerika Selatan, Afrika, Timur Tengah, Australia, dan Oseania.

Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Nandi Julyanto, menyampaikan bahwa capaian hampir 300 ribu unit tersebut tidak terlepas dari dukungan pemerintah, masyarakat, serta kekuatan rantai pasok industri otomotif nasional dari hulu hingga hilir.
Menurutnya, peningkatan ekspor kendaraan, baik bermesin pembakaran internal (ICE) maupun elektrifikasi, turut memperkuat fondasi industri otomotif nasional sekaligus menambah kontribusi terhadap neraca dagang Indonesia. Hal ini sejalan dengan peran sektor otomotif sebagai salah satu tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional.
Sejumlah model menjadi tulang punggung ekspor Toyota Indonesia pada 2025, di antaranya Toyota Kijang Innova Zenix versi ICE dan Hybrid Electrified Vehicle (HEV), Toyota Veloz, Toyota Fortuner, serta Toyota Yaris Cross dalam varian ICE dan HEV.

Khusus kendaraan elektrifikasi, antusiasme pasar global menunjukkan tren peningkatan signifikan. Sepanjang 2025, ekspor kendaraan elektrifikasi Toyota buatan Indonesia mencapai 22.868 unit atau naik 23 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024 yang tercatat 18.553 unit.
Wakil Presiden Direktur TMMIN, Bob Azam, menambahkan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang pembangunan industri otomotif nasional. Dimulai dari aktivitas impor pada era 1970-an, industri kemudian berkembang menuju produksi skala besar yang mencakup mesin, komponen, alat bantu produksi, hingga kendaraan utuh.
Seiring peningkatan tingkat kandungan lokal yang kini telah mencapai sekitar 80 persen, Toyota Indonesia terus memperkuat peran dalam produksi dan ekspor kendaraan ICE maupun elektrifikasi, termasuk Kijang Innova Zenix HEV dan Yaris Cross HEV. Capaian ini sekaligus menegaskan daya saing kendaraan karya sumber daya manusia Indonesia di pasar global.
- Penulis: patardo















