JETOUR T2 Tunjukkan Ketangguhan Struktur Bodi, Mampu Menahan Beban Lebih dari 350kg
- account_circle lolly
- calendar_month Minggu, 15 Mar 2026

Menjelang periode mudik Idul Fitri, JETOUR Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman berkendara yang aman dan nyaman bagi konsumen. Pada momentum ini, JETOUR juga menunjukkan ketangguhan SUV andalannya, JETOUR T2, melalui demonstrasi kekuatan struktur kendaraan yang mampu menahan beban lebih dari 350 kilogram dalam acara Media Iftar di MGP Space, Jakarta.
Moch Ranggy Radiansyah menjelaskan bahwa bagi JETOUR, aspek keselamatan bukan sekadar fitur tambahan, melainkan fondasi utama dalam pengembangan produk. Bagi JETOUR, safety bukan sekadar fitur tambahan, tetapi menjadi fondasi utama.
“JETOUR T2 dibangun dengan struktur Hardtop Cage Body Monocoque yang menggunakan 80% high-strength steel, sehingga memberikan kekuatan dan stabilitas tinggi dengan kemampuan static load hingga 300 kilogram serta torsion rigidity mencapai 31.000 Nm/degree. Melalui demonstrasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa kekuatan tersebut bukan sekadar klaim, tetapi benar-benar menjadi fondasi keamanan dalam setiap perjalanan,” ujarnya.

Selain struktur bodi yang kokoh, JETOUR T2 juga dilengkapi berbagai teknologi untuk meningkatkan visibilitas dan keamanan berkendara. Salah satunya adalah 540° JETOUR Surround Vision, sistem yang memberikan pandangan menyeluruh di sekitar kendaraan, termasuk tampilan sasis transparan yang membantu pengemudi bermanuver dengan lebih percaya diri.
SUV ini juga dirancang dengan kemampuan Flood Ready & Terrain Ready untuk menghadapi berbagai kondisi jalan selama perjalanan. Fitur Wading Radar memungkinkan kendaraan mendeteksi kedalaman air secara real time dan melintasi genangan hingga 700 mm. Sementara itu, ground clearance 220 mm membantu kendaraan melewati medan jalan yang tidak selalu dapat diprediksi.
Untuk mendukung keselamatan selama perjalanan, JETOUR T2 dilengkapi ADAS Bosch Suite dengan radar generasi ke-5 dan kamera generasi ke-3 yang menghadirkan Level 2 Advanced Driver Assistance System (ADAS). Teknologi ini membantu menjaga stabilitas kendaraan, mempertahankan jarak aman, serta memberikan berbagai fitur pendukung keselamatan berkendara.

Pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting, Jusri Pulubuhu, menjelaskan bahwa perjalanan mudik di Indonesia memiliki tantangan tersendiri. Jika melihat karakter perjalanan mudik di Indonesia, tantangan utamanya adalah volume kendaraan yang sangat besar dalam waktu bersamaan serta durasi perjalanan yang panjang.
“Banyak pemudik menempuh ratusan hingga ribuan kilometer tanpa jeda yang cukup, yang tentu meningkatkan risiko kelelahan. Ditambah lagi kondisi jalan yang sangat beragam, mulai dari tol hingga jalan pedesaan yang tidak selalu mulus. Karena itu, persiapan yang matang dari sisi pengemudi maupun kendaraan menjadi sangat penting agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” jelasnya.
Setiap tahunnya, lebih dari seratus juta masyarakat Indonesia melakukan perjalanan mudik. Tahun ini diproyeksikan sekitar 85% masyarakat menggunakan transportasi darat, sehingga kondisi lalu lintas diperkirakan menjadi lebih padat dan kompleks. Dalam kondisi tersebut, kendaraan dengan struktur kokoh serta fitur keselamatan yang memadai menjadi faktor penting dalam mendukung perjalanan jarak jauh yang aman.

Pada kesempatan ini, JETOUR juga memperkenalkan identitas visual baru sebagai bagian dari evolusi merek global. Identitas tersebut menampilkan monogram modern “JT”, inisial dari JETOUR yang terinspirasi dari karakter Tiongkok “行” (xing) yang bermakna melangkah maju. Simbol ini mencerminkan visi JETOUR sebagai merek yang lahir dari semangat perjalanan sekaligus komitmen untuk terus berinovasi.
Untuk memberikan rasa tenang kepada konsumen sebelum perjalanan mudik, JETOUR Indonesia menghadirkan program Free Check-Up di 12 showroom resmi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Bekasi, Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, hingga Makassar. Program ini berlangsung 13-17 Maret 2026 dan berlaku untuk seluruh lini kendaraan JETOUR, mulai dari JETOUR Dashing, JETOUR X70 Plus, hingga JETOUR T2.
Selain itu, JETOUR juga menghadirkan program Bengkel Siaga yang siap menangani pemeriksaan maupun perbaikan ringan selama periode 18-24 Maret 2026 dengan jam operasional 08.00-16.00 WIB.

Melalui kombinasi struktur kendaraan yang kokoh, teknologi keselamatan modern, serta dukungan layanan purna jual yang siaga selama musim mudik, JETOUR ingin memastikan setiap perjalanan konsumen dimulai dengan rasa percaya diri dan berakhir dengan pengalaman berkendara yang aman dan nyaman.
- Penulis: lolly















