Debut di The Super Series 2026, TGRI Raih Podium Ketiga Kelas GT4
- account_circle patardo
- calendar_month 13 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TOYOTA GAZOO Racing Indonesia (TGRI) mencatat hasil positif dalam debutnya di ajang The Super Series 2026.
Mengandalkan Toyota GR Supra GT4 Evo2, duet pembalap Haridarma Manoppo dan Syaukat Takuma Soejatmo berhasil meraih podium ketiga kelas GT4 Pro Am pada Seri ke-5 di Sepang International Circuit, Malaysia, Sabtu (22/8).
Tampil perdana bersama di ajang ini, Haridarma dan Syaukat mampu membangun chemistry dengan cepat serta bekerja solid bersama tim engineer. Start dari posisi keenam, keduanya tampil kompetitif dalam balapan berdurasi 60 menit plus satu lap dengan format night race.
Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Bansar Maduma, mengapresiasi hasil tersebut. Menurutnya, podium pada debut TGRI menjadi modal positif untuk meningkatkan prestasi di level Asia sekaligus mengembangkan talenta pembalap Indonesia.

The Super Series merupakan ajang balap touring dan Grand Touring (GT) regional Asia Tenggara yang mempertandingkan berbagai kelas. Bagi TGRI, keikutsertaan di Sepang juga menjadi kesempatan beradaptasi dengan karakter balapan, mobil, serta tim engineer baru.
Toyota GR Supra GT4 Evo2 yang digunakan TGRI dibekali mesin 3.000 cc enam silinder single twin-scroll turbocharger yang telah mendapatkan peningkatan performa dari TGR. Mobil balap tersebut menghasilkan tenaga hingga 430 HP dan torsi maksimum 650 Nm.
Bagi Haridarma, kompetisi ini menjadi kelanjutan pengalaman panjangnya di ajang balap nasional maupun regional. Ia sebelumnya sukses menjadi juara GT4 Japan Cup 2025 bersama GR Supra GT4 Evo2.
Sementara itu, Syaukat Takuma merupakan pembalap muda Indonesia yang mendapatkan kesempatan berkompetisi di level regional bersama Haridarma. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pengembangan kemampuan dan talenta balapnya.

Sayangnya, hasil positif pada Seri ke-5 tidak berlanjut pada Seri ke-6 yang berlangsung Minggu (23/8). Perjuangan TGRI harus terhenti setelah mobil mengalami pecah ban dan kendala teknis lainnya, sehingga gagal menyelesaikan balapan.
Meski demikian, podium ketiga pada debutnya menjadi hasil penting bagi TGRI untuk terus meningkatkan daya saing di kompetisi balap regional sekaligus membawa nama Indonesia ke kancah motorsport Asia.
- Penulis: patardo