GIICOMVEC 2026 Catat Kenaikan Pengunjung dan Dorong Inovasi Kendaraan Komersial
- account_circle Otokini
- calendar_month 17 jam yang lalu

Pameran GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026 kembali mencetak kesuksesan besar dalam perhelatannya yang keempat, berlangsung pada 8–11 April 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo).
Sebagai acara business-to-business (B2B), GIICOMVEC menjadi platform strategis yang mempertemukan pelaku industri kendaraan komersial untuk memamerkan teknologi terbaru sekaligus menawarkan solusi bisnis lintas sektor.
Selama empat hari penyelenggaraan, GIICOMVEC 2026 berhasil menarik kehadiran 12.685 pengunjung trade, meningkat hampir 10 persen dibandingkan edisi sebelumnya.

Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika, menilai pertumbuhan ini merupakan bukti efektivitas pameran sebagai wadah untuk memperluas jejaring sekaligus mencari berbagai solusi bisnis yang relevan.
Sebanyak 14 merek kendaraan komersial turut ambil bagian, termasuk nama besar seperti Toyota, Mitsubishi Fuso, Isuzu, hingga Wuling.
Selain itu, lebih dari 45 perusahaan pendukung turut menampilkan berbagai inovasi yang mencakup bidang karoseri, suku cadang, hingga sistem manajemen armada berbasis digital.

Ketua Penyelenggara, Anton Kumonty, menegaskan bahwa GIICOMVEC bukan hanya sekadar ajang transaksi bisnis. Pameran ini juga menjadi sarana edukasi bagi para pelaku industri melalui seminar dan workshop dengan total lebih dari 1.200 peserta.
“Agenda tersebut membahas berbagai tantangan yang dihadapi industri kendaraan komersial, serta mengupas solusi dan peluang kolaborasi ke depannya,” kata Anton.
Acara ini juga mendapat dukungan penuh dari berbagai asosiasi seperti Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO) dan Asosiasi Karoseri Indonesia (ASKARINDO), serta sponsor utama seperti Sailun Group, Pertamina Lubricants, dan Lalamove.

Dengan menciptakan ruang kolaborasi dan inovasi, GIICOMVEC 2026 semakin menegaskan posisinya sebagai motor penggerak pertumbuhan industri kendaraan komersial di Indonesia sekaligus memperkuat ekosistem bisnis yang berkelanjutan.
- Penulis: Otokini














