Toyota Indonesia Tegaskan Peran Strategis dalam Ekspor Otomotif Nasional
- account_circle Faza
- calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025

Setelah pekan lalu merayakan pencapaian 3 juta unit ekspor kendaraan Toyota ke lebih dari 100 negara di berbagai belahan dunia (9/10/2025), PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) kembali menorehkan prestasi membanggakan.
Dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 yang digelar oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Toyota Indonesia dianugerahi Penghargaan Primaniyarta Lifetime Achievement Award atas kontribusinya dalam mendorong kinerja ekspor nasional secara berkelanjutan.
Penganugerahan ini berlangsung pada pembukaan TEI ke-40, Rabu (15/10/2025), yang mengusung tema “Discover Indonesia’s Excellence: Trade Beyond Boundaries.” Penghargaan tersebut menjadi yang ke-12 kalinya bagi PT TMMIN sejak pertama kali berpartisipasi di ajang TEI pada 2008.
Nandi Julyanto, Presiden Direktur PT TMMIN mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia, pelanggan, jaringan penjualan, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung perkembangan industri otomotif nasional hingga dapat menjadi salah satu tulang punggung pertumbuhan ekonomi dan kontributor positif bagi neraca perdagangan Indonesia.
Sejak ekspor perdana Kijang generasi ketiga ke Brunei Darussalam pada 1987, Toyota Indonesia telah menjadi salah satu motor penggerak utama ekspor otomotif nasional. Kini, TMMIN tidak hanya memproduksi kendaraan Internal Combustion Engine (ICE), tetapi juga kendaraan elektrifikasi seperti Kijang Innova Hybrid Electrified Vehicle (HEV) dan Yaris Cross HEV, yang turut diekspor ke berbagai negara di Asia, Timur Tengah, Amerika Latin, dan Afrika.
Perjalanan panjang Toyota Indonesia dimulai sejak era 1970-an melalui aktivitas impor, sebelum akhirnya bertransformasi menjadi industri manufaktur berdaya saing tinggi dengan tingkat kandungan lokal lebih dari 80%. Transformasi ini menandai kemampuan industri otomotif nasional dalam menguasai seluruh rantai produksi-dari pembuatan mesin dan komponen hingga kendaraan utuh siap ekspor.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor industri manufaktur menyumbang 18,98% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dan berkontribusi 0,9% terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,03% pada 2024. Industri otomotif juga memberikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan pajak nasional maupun daerah, termasuk PKB dan BBNKB yang menjadi sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam ajang TEI 2025, TMMIN menampilkan berbagai inovasi kendaraan yang menonjolkan keterlibatan rantai pasok lokal. Salah satunya adalah Kijang Innova Zenix Hybrid Tear Down, yang memperlihatkan detail kandungan lokal serta komposisi rantai pasok tier 1 hingga tier 3, termasuk partisipasi Industri Kecil dan Menengah (IKM).
TMMIN juga menampilkan Toyota Rangga yang dikonversi menjadi kendaraan logistik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Selain kendaraan, TMMIN turut memamerkan berbagai komponen dan aksesoris OEM berkualitas tinggi, yang mencerminkan kemampuan sumber daya manusia Indonesia dalam menciptakan produk berteknologi tinggi dan ramah lingkungan.
“Industri otomotif Indonesia telah berkembang melalui tujuh tahapan sejak era 1970-an. Dari sekadar importir kendaraan, kini kita mampu memproduksi mesin, komponen, dan kendaraan utuh dalam skala besar. Indonesia bahkan telah menjadi basis produksi kendaraan ICE dan elektrifikasi untuk pasar domestik maupun ekspor,” ungkap Bob Azam, Wakil Presiden Direktur PT TMMIN.
Berdasarkan data GAIKINDO, sepanjang Januari–September 2025, ekspor kendaraan utuh Toyota hasil produksi anak bangsa mencapai 218.162 unit, atau sekitar 57% dari total ekspor industri otomotif nasional yang berjumlah 384.382 unit.
Model ekspor utama TMMIN mencakup Kijang Innova (ICE dan HEV), Veloz, Fortuner, dan Yaris Cross (ICE dan HEV). Dari jumlah tersebut, dua model elektrifikasi yakni Kijang Innova Zenix HEV dan Yaris Cross HEV menyumbang sekitar 7% dari total ekspor Toyota, memperkuat posisi Indonesia sebagai basis penting kendaraan elektrifikasi di kawasan Asia dan global.



- Penulis: Faza















