Honda Siapkan 3 Model Elektrifikasi Baru pada 2026, Fokus Perkuat Hybrid
- account_circle Otokini
- calendar_month Kamis, 5 Mar 2026

PT Honda Prospect Motor (HPM) menyiapkan tiga model elektrifikasi baru untuk pasar Indonesia pada 2026. Ketiga model tersebut terdiri dari dua hybrid dan satu battery electric vehicle (BEV) sebagai bagian dari strategi elektrifikasi bertahap Honda di Tanah Air.
Sales & Marketing and After Sales Director HPM, Yusak Billy, menyatakan bahwa Honda tidak hanya memperluas lini elektrifikasi, tetapi juga memastikan karakter khas Honda tetap kuat di era kendaraan ramah lingkungan.

Strategi ini sejalan dengan target global Honda Motor Co., Ltd. yang membidik netral emisi karbon untuk produk kendaraan pada 2040 dan netral karbon secara keseluruhan perusahaan pada 2050. Di Indonesia sendiri, fokus elektrifikasi masih bertumpu pada teknologi hybrid, sembari mulai memperkenalkan kendaraan listrik berbasis baterai secara bertahap.
Dua model hybrid yang akan meluncur pada 2026 disebut merupakan penyegaran dari produk yang sudah ada, baik dalam bentuk facelift maupun generasi baru. Strategi ini mempertegas bahwa hybrid masih menjadi tulang punggung transisi elektrifikasi Honda di Indonesia, mengingat karakter pasar yang dinilai belum sepenuhnya siap beralih ke kendaraan listrik murni.

Sepanjang awal 2026, Honda juga telah melakukan sejumlah pembaruan produk, antara lain pada Honda WR-V, Honda BR-V N7X, Honda Brio Satya dengan varian baru S CVT, serta varian terbaru Honda CR-V e:HEV yaitu RS e:HEV.
Khusus CR-V e:HEV, model ini menjadi representasi teknologi hybrid Honda yang mengedepankan kombinasi efisiensi bahan bakar dan performa berkendara khas Honda.

Untuk model BEV yang akan hadir pada 2026, detailnya masih dirahasiakan. Namun, spekulasi mengarah pada kemungkinan versi listrik dari Honda Brio atau model baru seperti Honda Super One berbasis baterai.
Billy menegaskan bahwa ekspansi lini elektrifikasi bukan sekadar menambah model, tetapi juga menjaga dan memperkuat kepercayaan konsumen terhadap merek Honda. Dengan tambahan dua hybrid dan satu BEV pada 2026, Honda memperlihatkan strategi ganda: memperkuat hybrid sebagai jembatan transisi sekaligus memperluas portofolio kendaraan listrik murni di Indonesia secara bertahap.
- Penulis: Otokini















