Changan Raih Lisensi Autonomous Driving Level 3 dari Pemerintah Tiongkok
- account_circle patardo
- calendar_month Jumat, 6 Mar 2026

Changan Automobile mengukuhkan posisinya sebagai pionir dalam industri otomotif global dengan menjadi salah satu merek asal Tiongkok pertama yang memperoleh persetujuan akses produk untuk teknologi Autonomous Driving Level 3 (L3). Pencapaian ini diberikan oleh Ministry of Industry and Information Technology (MIIT) Tiongkok sebagai bagian dari kelompok pertama yang menerima lisensi mengemudi otonom bersyarat di negara tersebut.
Persetujuan ini menjadi tonggak penting dalam peta jalan pengembangan kendaraan pintar dan terhubung (intelligent and connected vehicle). Selain itu, capaian ini juga menegaskan kesiapan teknologi Changan Automobile dalam memimpin transformasi mobilitas masa depan di kancah global.
Dengan persetujuan tersebut, salah satu mobil penumpang Changan dapat beroperasi menggunakan mode pengemudian otonom satu lajur di ruas jalan tol dan jalan layang tertentu di Chongqing, Tiongkok. Teknologi ini dirancang untuk mengambil alih kendali kendaraan secara mandiri dalam kondisi kemacetan lalu lintas dengan kecepatan maksimal hingga 50 km/jam.

Implementasi awal difokuskan pada jalur strategis seperti inner ring expressway serta jalur lingkar dalam baru di kawasan tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan efektivitas sistem di area perkotaan yang padat sebelum teknologi tersebut diperluas secara bertahap ke wilayah lain.
“Pencapaian Changan Automobile sebagai salah satu brand otomotif Tiongkok pertama yang meraih lisensi Autonomous Driving Level 3 merupakan tonggak penting, tidak hanya bagi perusahaan tetapi juga bagi perkembangan industri otomotif global. Ini membuktikan bahwa inovasi berbasis arsitektur SDA yang dikembangkan Changan telah memenuhi standar keamanan dan regulasi yang ketat,” ujar Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia.
Ia menambahkan bahwa pencapaian tersebut menjadi fondasi kuat dalam menghadirkan teknologi kendaraan cerdas yang aman, terpercaya, dan relevan bagi konsumen Indonesia di masa depan.

Keberhasilan Changan dalam meraih lisensi Autonomous Driving Level 3 didukung oleh proses pengujian sistem yang sangat masif. Secara total, kendaraan yang dilengkapi teknologi tersebut telah menempuh lebih dari 5 juta kilometer pengujian di jalan raya dunia nyata.
Dalam proses pengembangannya, Changan juga memetakan 185 kategori skenario mengemudi yang melampaui tolok ukur regulasi hingga 49 persen, dengan porsi pengujian yang besar pada kondisi ekstrem. Data teknis menunjukkan bahwa sistem mampu menangani satu skenario risiko kompleks setiap 38,9 km, menunjukkan ketangguhan operasionalnya dalam batasan Operational Design Conditions (ODC) yang telah ditetapkan.
Fondasi utama teknologi ini terletak pada kerangka kerja Software Defined Architecture (SDA) yang dikembangkan secara mandiri oleh Changan. Sistem ini mengintegrasikan seluruh fase pengembangan mulai dari desain sistem hingga produksi massal.

Changan juga menekankan pentingnya ekosistem keselamatan siklus hidup penuh atau closed-loop safety system untuk memastikan operasional Level 3 berjalan aman, mulai dari tahap laboratorium hingga penggunaan nyata oleh konsumen. Pengembangan teknologi ini difokuskan pada empat pilar keamanan utama, yaitu functional safety, Safety of the Intended Functionality (SOTIF), cybersecurity, serta keamanan data.
Dalam penerapannya, teknologi Autonomous Driving Level 3 memungkinkan kendaraan mengambil alih tugas mengemudi pada kondisi tertentu, namun pengemudi tetap harus siap mengambil alih kendali jika diperlukan.
Untuk memastikan sistem ini bekerja secara aman di jalan raya, Changan juga mengoperasikan platform pemantauan berbasis cloud yang telah berjalan stabil selama 18 bulan. Platform ini mencatat akurasi laporan dan tingkat keberhasilan peringatan keselamatan hingga 100 persen.

Sistem tersebut bekerja selama 24 jam untuk menganalisis risiko siber maupun risiko operasional kendaraan, mendeteksi anomali, memberikan peringatan dini, serta mengoordinasikan respons secara real-time antara pusat operasi dan unit kendaraan di lapangan.
Bagi pengguna, sistem Level 3 ini memberikan lapisan pengawasan dan proteksi tambahan. Teknologi ini memastikan fitur Autonomous Driving hanya aktif dalam kondisi yang memenuhi syarat, sementara keamanan sistem dan siber dipantau secara berkelanjutan sehingga risiko berkendara dapat ditekan dan kenyamanan pengguna meningkat.
Sebagai produsen otomotif global dengan total produksi yang telah melampaui 30 juta unit, Changan terus memperkuat posisinya melalui investasi besar di bidang riset dan pengembangan. Saat ini perusahaan telah mengoperasikan jaringan R&D kolaboratif di enam negara dan sepuluh lokasi di seluruh dunia.

Jaringan tersebut didukung oleh lebih dari 24.000 profesional dari 31 negara, 44 pusat penelitian teknologi dan pengembangan produk, 20 perusahaan teknologi, serta 180 laboratorium. Dalam tiga tahun terakhir, Changan juga telah menginvestasikan lebih dari CNY 60 miliar untuk kegiatan riset serta mengajukan lebih dari 14.000 permohonan paten.
Pencapaian lisensi Autonomous Driving Level 3 ini menjadi bukti komitmen Changan dalam menggabungkan kecerdasan buatan dengan standar keamanan tinggi melalui teknologi SDA Intelligence. Dengan pengalaman lebih dari 40 tahun dalam memproduksi kendaraan, Changan kini semakin siap mewujudkan visi mobilitas cerdas yang lebih aman dan efisien bagi konsumen global.
- Penulis: patardo















