Konsistensi Julian Johan di Dakar Rally 2026 Hingga SS2
- account_circle patardo
- calendar_month Selasa, 6 Jan 2026

Memasuki hari ketiga atau Special Stage (SS) 2 Dakar Rally 2026, Julian Johan masih mampu menyelesaikan lomba dengan hasil konsisten.
“Alhamdulillah masih diberi kelancaran sampai finis. Kami konsisten di posisi ke-11 overall dan posisi ke-6 di kelas H2,” ungkapnya.
Stage 2 Dakar 2026 terasa jauh lebih melelahkan dibandingkan Stage 1. Jika etape pertama menempuh total jarak 365 km, maka SS2 memiliki total jarak 513 km dan kini rombongan reli telah berpindah ke Kota Al Ula.

“Panjang trek SS2 membuat kami berangkat sejak subuh dan baru tiba di paddock finis sekitar pukul 17.00. Capek, kepala pusing karena seharian pakai helm dan kurang oksigen. Fokus juga sering pecah, tapi Alhamdulillah masih bisa finis,” jelas pria yang akrab disapa Jeje tersebut.
Dirinya menilai bahwa mempertahankan posisi saat ini sudah menjadi pencapaian besar, mengingat Dakar baru memasuki etape-etape awal.
“Saya tidak mau ambil risiko berlebihan karena target utama adalah membawa mobil ini sampai garis finis pada 17 Januari 2026. Untuk SS3 nanti kita lihat apakah bisa push lagi atau tidak,” ungkapnya.

Julian Johan yang juga seorang offroader ini menegaskan bahwa keikutsertaannya di Rally Dakar 2026 bukan sekadar mimpi kecil yang tiba-tiba terwujud.
Perjalanan panjang menuju ajang reli paling ekstrem di dunia ini terinspirasi dari dua senior pembalap Indonesia yang lebih dulu mencicipi kerasnya Dakar, sekaligus menjadi pemantik keberanian untuk merealisasikan mimpinya.
“Keberanian dan kenekatan menjadi dua faktor utama untuk menaklukkan Dakar Rally. Modal finansial yang kuat saja tidak cukup menghadapi medan ekstrem dengan jarak tempuh yang panjang dan penuh risiko,” pungkas Jeje.
- Penulis: patardo














