Breaking News
Beranda » Serba Serbi » Berpatok Jarak Tempuh atau Durasi Pemakaian Untuk Ganti Oli Mesin? Begini Penjelasannya

Berpatok Jarak Tempuh atau Durasi Pemakaian Untuk Ganti Oli Mesin? Begini Penjelasannya

  • account_circle Okie
  • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025

Setelah digunakan mobilitas saat libur panjang, AutoFamily sebaiknya mengecek kondisi mobil di bengkel Auto2000. Langkah ini dilakukan mengingat saat arus mudik dan balik, banyak kendala di jalan yang dapat membuat mobil rusak. Seperti menabrak lubang jalan yang dalam sehingga berpotensi merusak komponen kaki-kaki mobil seperti shock absorber.

Selain itu yang tidak kalah penting, mesin mobil bekerja keras di tengah kemacetan jalan yang melelahkan. Belum lagi kalau harus berhadapan dengan macet panjang. Di sini terlihat bahwa oli mesin memiliki peran besar dalam menjaga komponen mesin sampai bagian yang tersembunyi sekalipun.

Dampak Buruk Tidak Ganti Oli Mesin Tepat Waktu

Seiring bertambahnya jam kerja mesin, senyawa kimia oli mesin pasti akan berubah serta kemampuannya dalam melumasi dan melindungi komponen mesin yang saling bergesekan akan ikut menurun. Khususnya kalau mobil sering menghadapi kondisi berat seperti macet. Parkir di rumah sekalipun, tidak berarti aman karena akan terjadi oksidasi di dalam mesin mobil yang membuat formula oli rusak dan memicu karat.

Masalahnya, turunnya kemampuan oli akan membuat gesekan antar komponen mesin makin meningkat dan meninggalkan banyak residu. Selain membuat komponen mesin menjadi cepat rusak, jika dibiarkan kotoran akan menumpuk di dalam saluran oli mesin, bahkan menyumbatnya jika sudah terlalu banyak.

Residu berlebihan turut mempengaruhi kerja pompa dan filter oli mesin, di mana kalau sudah parah dapat mengakibatkan keduanya tersumbat. Karena itu, AutoFamily wajib mengganti filter oli secara rutin waktu ganti oli mesin yang sebaiknya dilakukan ketika servis berkala.

Fungsi oli lainnya juga akan menurun, seperti kemampuan melepaskan panas mesin sehingga kerja radiator makin berat. Padahal, suhu kerja yang terlalu tinggi akan membuat mesin kesulitan beroperasi dengan baik. Selain mengurangi tenaga yang dihasilkan, mobil juga akan menjadi lebih boros BBM.

Mobil yang tidak dipakai dalam jangka waktu lama tetap harus ganti oli mesin secara berkala. Seiring waktu, senyawa kimia oli mesin akan mengalami perubahan akibat proses oksidasi secara alami. Kandungan air sebagai hasil dari oksidasi akan meningkat pada oli mesin hingga mencapai tingkat yang berbahaya jika didiamkan.

Begitu mesin dinyalakan dan oli bekerja, kontaminasi air akan merusak senyawa oli dan menurunkan kemampuannya dalam melumasi dan melindungi komponen mesin. Akhirnya, mesin mobil rusak akibat pelumas gagal melindungi komponen mesin.

Tidak lupa, ruang mesin turut memiliki potensi timbul karat karena proses oksidasi yang gagal diredam oleh oli mesin. Jika dibiarkan, karat akan merambat ke berbagai komponen di dalam mesin dan mengakibatkan kerusakan parah.

Ganti Oli Mesin Berdasarkan Jarak Tempuh atau Durasi Pemakaian

Melihat pentingnya tugas oli mesin, cairan pelumas ini harus selalu dalam pengawasan, minimal menggantinya ketika servis berkala setiap 6 bulan atau 10.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu, di bengkel Auto2000. Selain kualitasnya terjamin dan sesuai spesifikasi mesin, oli yang dipakai juga dijamin asli produk TMO.

Meski demikian, masih banyak pemilik mobil yang bingung soal kapan waktu yang tepat untuk mengganti oli. Ada yang berpatokan pada jarak tempuh, ada juga yang mengacu pada jangka waktu pemakaian. Dari kedua acuan tersebut, mana sebenarnya yang paling tepat?

Baik berdasarkan jarak tempuh maupun durasi pemakaian, keduanya bisa dijadikan patokan oleh pemilik mobil. Tinggal melihat mana yang lebih dulu tercapai. Misalnya, karena mobilitas sangat tinggi seperti untuk taksi online atau sering bepergian ke luar kota, tidak sulit untuk mencapai jarak tempuh 10.000 km.

Jangan ditunda, segera ganti oli mesin meskipun waktu operasional belum mencapai 6 bulan. Karena bekerja keras, ada potensi timbul residu di dalam oli. Ada pula risiko formula oli berubah atau rusak sehingga kemampuannya dalam melindungi dan melumasi komponen mesin tidak lagi efektif.

Untuk AutoFamily yang lebih sering beraktivitas di dalam kota atau jarang mengendarai mobil, odometer 10.000 km mungkin akan sulit tercapai dalam jangka waktu 6 bulan. Namun patut dicatat, situasi berkendara stop and go di dalam kota sangat ‘menyiksa’ mesin yang membuat oli harus bekerja lebih keras lagi.

Salah satu alasannya karena mesin mobil kesulitan memperoleh pendingin alami yang berembus dari depan akibat banyak berhenti. Alhasil, oli dan cairan pendingin harus bekerja lebih berat. Padahal seiring waktu, senyawa oli akan berubah di mana suhu tinggi akan mempercepat proses kerusakan.

Jangan lupa pula, oli pada mobil yang banyak parkir di rumah berisiko mengalami perubahan akibat proses oksidasi alami. Begitu mesin dinyalakan, kontaminasi air akan merusak senyawa oli dan menurunkan kemampuannya. Ruang mesin turut memiliki potensi timbul karat karena proses oksidasi yang gagal diredam oleh oli.

  • Penulis: Okie

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hyundai Luncurkan STARIA Electric, MPV Listrik Berjarak Tempuh 400 Km

    Hyundai Luncurkan STARIA Electric, MPV Listrik Berjarak Tempuh 400 Km

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle patardo
    • 0Komentar

    Hyundai Motor Company resmi meluncurkan STARIA Electric di ajang Brussels Motor Show, menandai debut MPV listrik murni Hyundai untuk pasar Eropa. Model ini menggabungkan mobilitas bebas emisi dengan kabin lapang dan fungsionalitas tinggi yang menjadi ciri khas STARIA. President & CEO Hyundai Motor Europe, Xavier Martinet, menyatakan STARIA Electric dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas harian […]

  • Hyundai Permudah Kepemilikan IONIQ 5 Lewat Penawaran dengan Keuntungan Eksklusif

    Hyundai Permudah Kepemilikan IONIQ 5 Lewat Penawaran dengan Keuntungan Eksklusif

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Okie
    • 0Komentar

    PT Hyundai Motors Indonesia memeriahkan Gaikindo Jakarta Autoweek (GJAW) 2025 dengan menghadirkan rangkaian program spesial untuk IONIQ 5. Dimana Hyundai menawarkan berbagai program eksklusif yang memberikan kemudahan pembiayaan, benefit khusus EV, dan hadiah langsung senilai total ratusan juta. Semua promo ini membuat GJAW 2025 menjadi momen terbaik bagi konsumen untuk memiliki mobil Hyundai, termasuk IONIQ 5 yang menawarkan desain futuristik, ruang kabin lega, dan […]

  • Perjalanan Jauh Tanpa Khawatir, Mobil Listrik NETA Aman di Jalur Laut

    Perjalanan Jauh Tanpa Khawatir, Mobil Listrik NETA Aman di Jalur Laut

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Rio
    • 0Komentar

    Mobil listrik kini tidak lagi terbatas untuk perjalanan dalam kota, tetapi juga dapat diandalkan untuk perjalanan jarak jauh, bahkan lintas pulau. Di tengah tingginya minat masyarakat untuk bepergian, sempat muncul kekhawatiran publik terkait risiko kebakaran mobil listrik saat berada di atas kapal laut. PT NETA Auto Indonesia (NETA), sebagai distributor terkemuka kendaraan listrik, menegaskan bahwa […]

  • XPENG Pamerkan Terobosan Teknologi Terbaru di IAA Mobility 2025

    XPENG Pamerkan Terobosan Teknologi Terbaru di IAA Mobility 2025

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle lolly
    • 0Komentar

    Sebagai perusahaan inovasi canggih terkemuka asal Tiongkok, XPENG kembali menegaskan visinya di ajang IAA (Internationale Automobil-Ausstellung) Mobility 2025dengan memamerkan rangkaian terobosan teknologi mutakhir. Salah satu sorotan utama hadir melalui debut perdana Next P7 di Eropa, sekaligus pengenalan teknologi Turing AI Driving yang merupakan sebuah lompatan besar menuju era berkendara pintar berbasis kecerdasan buatan terbaik untuk […]

  • Chery Berikan Kejutan Menarik Melalui Program ‘Chinese New Year Special Deals’

    Chery Berikan Kejutan Menarik Melalui Program ‘Chinese New Year Special Deals’

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Rio
    • 0Komentar

    PT Chery Sales Indonesia (CSI) mengawali tahun 2025 ini dengan memberikan kejutan menarik bagi para konsumen otomotif di Tanah Air, melalui program penjualan spesial bertajuk “Chinese New Year Special Deals”. Program ini menawarkan stabilitas harga di tengah isu kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen, serta kenaikan harga mobil baru yang kerap terjadi pada […]

  • DFSK Hadirkan Flood Care Program untuk Bantu Konsumen Terdampak Banjir di Sumatera dan Aceh

    DFSK Hadirkan Flood Care Program untuk Bantu Konsumen Terdampak Banjir di Sumatera dan Aceh

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Otokini
    • 0Komentar

    PT Sokonindo Automobile melalui merek DFSK menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak banjir di wilayah Sumatera dan Aceh dengan menghadirkan DFSK Flood Care Program. Program khusus ini memberikan dukungan layanan purnajual dan bantuan kendaraan bagi konsumen yang mengalami kerusakan akibat banjir, berlaku 1 Desember 2025-30 Januari 2026. Melalui program ini, DFSK menyediakan tiga bentuk bantuan […]

expand_less