Ducati MX Team Indonesia Bidik Podium di FMSCT Thailand Motocross 2026 Round 8
- account_circle Otokini
- calendar_month 18 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dua pembalap Ducati MX Team Indonesia, Diva Ismayana dan Mohammad Zidane Alnesa Pratama (M Zidane), siap kembali berjuang di ajang internasional FMSCT Thailand Motocross 2026 Round 8.
Seri kedelapan ini berlangsung di Thailand Motorsport Training Course, Chonburi, pada 15–16 Agustus 2026.
Tak hanya memburu podium, keduanya membawa misi khusus untuk memberikan hasil terbaik bagi Indonesia menjelang HUT ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Dengan mengandalkan Ducati Desmo450 MX, Diva dan M Zidane berusaha tampil kompetitif menghadapi persaingan pembalap motocross Thailand dan internasional.

Pada sesi Free Practice yang berlangsung Sabtu (15/8), Diva menunjukkan kecepatan kompetitif dengan menempati posisi keempat melalui catatan waktu 1 menit 20,815 detik. Sementara M Zidane berada di posisi kelima dengan waktu 1 menit 21,222 detik.
Memasuki sesi Qualifying, perubahan kondisi lintasan menjadi tantangan bagi seluruh pembalap. Trek mulai mengalami kerusakan setelah digunakan dalam sesi sebelumnya sehingga permukaan dan racing line ikut berubah.
M Zidane mampu beradaptasi dengan kondisi tersebut dan mengamankan posisi start keempat dengan waktu terbaik 1 menit 21,064 detik. Catatan tersebut hanya terpaut sekitar 1,15 detik dari pembalap tercepat.
“Posisi keempat cukup bagus untuk modal race besok, tapi jaraknya dengan pembalap di depan masih sangat dekat. Saya akan mencoba lebih maksimal saat race dan fokus di lap-lap awal,” ujar M Zidane.

Pembalap Ducati MX Team Indonesia tersebut menargetkan podium dengan mengandalkan start yang baik dan konsistensi sejak awal balapan. Kondisi trek yang relatif sempit juga membuat strategi overtake menjadi faktor penting.
Sementara itu, Diva Ismayana harus puas menempati posisi keenam pada sesi Qualifying dengan catatan waktu 1 menit 22,199 detik. Hasil tersebut memang lebih lambat dibandingkan Free Practice, tetapi masih memberikan posisi start yang cukup kompetitif.
Diva menilai perubahan permukaan lintasan menjadi salah satu tantangan utama. Trek yang berpasir dan mulai rusak membuat dirinya harus kembali menyesuaikan racing line serta teknik membawa motor.
“Start dari P6 bukan posisi yang ideal, tapi race belum dimulai. Saya akan coba memberikan start sebaik mungkin dan tetap fight dari lap pertama,” kata Diva.

Ia juga menargetkan podium sekaligus ingin memberikan hasil terbaik bagi Ducati MX Team Indonesia sebagai kado untuk Indonesia menjelang perayaan kemerdekaan.
Dengan M Zidane akan start dari posisi keempat dan Diva dari posisi keenam, peluang Ducati MX Team Indonesia untuk bersaing di barisan depan masih terbuka.
Kondisi lintasan, strategi, start, serta kemampuan menjaga ritme sepanjang balapan akan menjadi faktor penting dalam menentukan hasil akhir FMSCT Thailand Motocross 2026 Round 8.

- Penulis: Otokini