Suzuki Donasikan Laptop Rekondisi untuk Dukung Pendidikan Digital
- account_circle Agus
- calendar_month 42 menit yang lalu

Akses terhadap perangkat teknologi masih menjadi tantangan bagi banyak sekolah di Indonesia, terutama di daerah dengan keterbatasan fasilitas. Menjawab kondisi tersebut, Suzuki Indonesia melalui program CSR Suzuki Peduli Pendidikan menggandeng Timedoor Academy menghadirkan inisiatif bertajuk “Re-Laptop Project: Giving Technology a Second Life, Giving Children a First Chance”.
Dalam seremoni yang berlangsung pada 7 April 2026, Suzuki secara resmi mendonasikan 25 unit laptop operasional kepada Timedoor Academy. Seluruh perangkat telah melalui proses rekondisi dan pengecekan kualitas menyeluruh sehingga siap digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
General Manager Strategic Planning PT Suzuki Indomobil Sales, Ei Mochizuki, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan kontribusi berkelanjutan. Selain membantu sektor pendidikan, inisiatif ini juga menjadi upaya optimalisasi aset perusahaan dengan memperpanjang masa pakai perangkat teknologi.

Program Re-Laptop Project dirancang untuk menjangkau sekolah-sekolah di berbagai wilayah Indonesia. Tahap awal distribusi dimulai di Bali, sebelum nantinya diperluas ke daerah lain, termasuk wilayah pedalaman yang memiliki keterbatasan akses teknologi. Melalui sistem rotasi, laptop yang tersedia akan digunakan secara bergilir oleh berbagai institusi pendidikan.
CEO Timedoor Academy, Yutaka Tokunaga, menambahkan bahwa kolaborasi ini tidak hanya menyediakan perangkat, tetapi juga menghadirkan ekosistem pembelajaran yang komprehensif. Timedoor Academy turut memberikan pendampingan kepada tenaga pendidik, termasuk pemanfaatan Learning Management System (LMS) serta pelatihan dalam pengajaran coding dan kecerdasan artifisial (AI).
Pendekatan ini dinilai penting, mengingat tantangan pendidikan digital tidak hanya terletak pada ketersediaan perangkat, tetapi juga pada kesiapan dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran sehari-hari.

Melalui sinergi antara penyediaan perangkat, pendampingan guru, dan sistem pembelajaran digital, program ini diharapkan mampu membuka akses pendidikan teknologi yang lebih merata. Selain meningkatkan kualitas pembelajaran, inisiatif ini juga mendorong siswa untuk mengembangkan keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Ke depan, Suzuki berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program yang memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat. Melalui Re-Laptop Project, perusahaan berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan pemerataan akses pendidikan yang lebih inklusif sekaligus mempersiapkan generasi muda menghadapi perkembangan teknologi.
- Penulis: Agus














