Breaking News
Beranda » Serba Serbi » Piutang Pembiayaan yang dikelola Adira Finance Capai Rp 57 triliun

Piutang Pembiayaan yang dikelola Adira Finance Capai Rp 57 triliun

  • account_circle lolly
  • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024

Ketidakpastian ekonomi global terus berlanjut, dipengaruhi oleh eskalasi geopolitik, penurunan aktivitas manufaktur di Asia, dan melemahnya permintaan global terutama di China. Di sisi lain, pasar keuangan global mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi dengan adanya penurunan tekanan likuiditas, yang dipicu oleh keputusan Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga sebesar 50 basis poin menjadi 4,75%-5,00% pada bulan September 2024.

Indonesia juga menghadapi tantangan serupa, terutama dari pelemahan kinerja manufaktur dan penurunan jumlah masyarakat kelas menengah, yang berpotensi menekan laju pertumbuhan ekonomi domestik pada kuartal III-2024. Meskipun demikian, menurut Kementerian Keuangan, pertumbuhan ekonomi domestik pada kuartal III-2024 diperkirakan tetap berada di kisaran 5%.

Sementara itu, tingkat inflasi terjaga di level 2,51% dan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar menunjukkan penguatan selama tiga bulan terakhir, mencapai Rp15.260 pada September 2024.

Sejalan dengan stabilnya inflasi dan penguatan Rupiah, Bank Indonesia mengambil langkah proaktif dengan menurunkan suku bunga BI7DRR sebesar 25 basis poin menjadi 6,00% pada September 2024.

Seiring dengan kondisi ekonomi domestik yang masih menantang, kinerja industri otomotif di Indonesia juga masih melesu hingga September 2024. Penjualan ritel mobil baru menurun sebesar 12% y/y menjadi 657 ribu unit. Sementara itu, penjualan sepeda motor baru sedikit meningkat sebesar 5% y/y menjadi 4,7 juta unit.

“Adira Finance membukukan penurunan pada pembiayaan baru sebesar 9% y/y menjadi Rp27,8 triliun sepanjang 9M24, terutama disebabkan oleh penurunan segmen otomotif seiring dengan kondisi industri otomotif yang saat ini sedang melesu.

Namun demikian, Perusahaan berhasil mencatat pertumbuhan positif pembiayaan baru di segmen non- otomotif, mencapai Rp 6,8 triliun, dimana pembiayaan multiguna berkontribusi terbesar dalam pembiayaan non-otomotif.

Sementara itu, piutang pembiayaan yang dikelola Perusahaan   (termasuk   pembiayaan   bersama)  tumbuh sebesar 7% y/y menjadi Rp56,6 triliun.” ujar Dewa Made Susila, Direktur Utama Adira Finance.

Selain itu, Perusahaan mencatatkan pembiayaan baru di segmen syariah sebesar Rp5,9 triliun atau mewakili 21% dari total pembiayaan baru.

Di sisi lain, sebagai bagian dari komitmen terhadap transisi energi bersih di Indonesia, Adira Finance juga menyediakan pembiayaan untuk kendaraan listrik (EV), mencakup sepeda motor dan mobil. Pada 9M24, Adira Finance mencatatkan penyaluran pembiayaan baru EV mencapai Rp290 miliar.

Untuk dapat terus meningkatkan penyaluran pembiayaan, Adira Finance memperluas jaringan bisnisnya secara selektif di wilayah-wilayah yang berpotensi tinggi.

Hingga September 2024, Adira Finance telah mengoperasikan 484 jaringan bisnis di seluruh Indonesia, termasuk cabang syariah. Dari sisi digital, perusahaan terus mengoptimalkan penjualan melalui platform digital seperti Adiraku, momobil.idmomotor.id, dan dicicilaja.com.

Dalam rangka mendukung sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Adira Finance menyelenggarakan Adira Festival Pasar Rakyat (FPR) dari bulan Agustus 2024 hingga Desember 2024 di beberapa daerah.

Melalui program ini, Adira Finance menghadirkan FPR dengan tiga pilar utama, yaitu: peningkatan ekonomi pasar, community engagement,dan sustainability program. Melalui sinergi antara Adira Finance dengan pengelola pasar, pedagang, pemerintah, dan masyarakat, pasar rakyat diharapkan dapat bertransformasi menjadi pusat kegiatan ekonomi yang modern, efisien, dan inklusif.

Selain itu, Adira Finance menyelenggarakan Program UMRAH Untuk Sahabat (14-23 Oktober 2024), sebagai wujud apresiasi Perusahaan terhadap pelanggan yang telah setia selama lebih dari 3 dekade.

Melalui program ini, Perusahaan tidak hanya menyediakan solusi keuangan, tetapi juga mewujudkan impian pelanggan untuk beribadah ke tanah suci. Hal ini sejalan dengan komitmen Perusahaan untuk senantiasa mendukung kesejahteraan finansial dan holistik pelanggan.

Sylvanus Gani Mendrofa, Direktur Keuangan Adira Finance mengatakan, dari sisi keuangan, Perusahaan membukukan total pendapatan mencapai Rp 7,5 triliun, naik sebesar 9% jika dibandingkan periode sama tahun lalu. Sementara itu, total beban meningkat sebesar 18% y/y menjadi Rp6,1 triliun pada 9M24. Peningkatan pada beban disebabkan naiknya biaya pendanaan dan biaya kredit.

“Dengan demikian, laba bersih Perusahaan setelah pajak dicatatkan sebesar Rp 1,1 triliun atau mengalami penurunan sebesar 17% y/y. Return on Asset(ROA) dan Return on Equity(ROE) Perusahaan masing-masing tercatat menjadi sebesar 5,7% dan 13,5%.” kata Sylvanus.

Dari sisi pendanaan, Perusahaan terus melakukan diversifikasi sumber pendanaan baik melalui dukungan berkelanjutan dari pembiayaan bersama dengan Perusahaan induknya, Bank Danamon, dan memperoleh pinjaman eksternal dari bank (baik bank dalam negeri maupun luar negeri) dan pasar modal (obligasi lokal dan sukuk mudharabah).

Per posisi September 2024, Pembiayaan Bersama mewakili 48% dari piutang yang dikelola. Sementara itu, total pinjaman Perusahaan pada September 2024 meningkat sebesar 24% y/y menjadi Rp19,2 triliun, terdiri dari pinjaman bank (dalam negeri dan luar negeri) dan obligasi & sukuk masing-masing berkontribusi 66%:34%. Hasilnya, gearing ratiosebesar 1,9 kali pada September 2024.

Pada bulan Oktober 2024, Perusahaan telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI Adira Finance Tahap IV Tahun 2024 sebesar Rp 2,0 triliun dengan oversubscribe2,3 kali. Selain itu, Perusahaan berhasil mempertahankan peringkat internasional Baa1/stable dari Lembaga Pemeringkat Internasional Moody’s atau satu tingkat diatas peringkat negara Republik Indonesia.

Diharapkan peringkat ini dapat memperkuat kemampuan Perusahaan untuk mengakses sumber pendanaan yang lebih kompetitif baik dalam negeri maupun luar negeri.

  • Penulis: lolly

Rekomendasi Untuk Anda

  • NETA V, Taksi Listrik EVISTA Pertama di Bandara Pekanbaru

    NETA V, Taksi Listrik EVISTA Pertama di Bandara Pekanbaru

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Rio
    • 0Komentar

    PT NETA Auto Indonesia sebagai distributor resmi mobil listrik terkemuka di Indonesia, kembali menjalin kerja sama dengan EVISTA untuk mendukung mobilitas yang lebih hijau dan berkelanjutan. Kolaborasi antara keduanya kini menjadikan NETA V sebagai armada taksi listrik pertama di Bandara Sultan Syarif Kasim II (SKK II), Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, sekaligus menjadi solusi inovatif dan komitmen […]

  • F1 Jepang 2025 Jadi Momen Kemenangan Terakhir Max Verstappen untuk Honda

    F1 Jepang 2025 Jadi Momen Kemenangan Terakhir Max Verstappen untuk Honda

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Otokini
    • 0Komentar

    Max Verstappen dari tim Red Bull Racing Honda meraih kemenangan yang sangat berarti pada balapan kandang Honda dalam seri F1 Grand Prix Jepang, yang berlangsung pada hari Minggu, 6 April 2025, di Sirkuit Internasional Suzuka, Prefektur Mie, Jepang. Kemenangan ini tidak hanya mengukuhkan dominasi Honda dalam ajang balap Formula 1, tetapi juga memperingati 60 tahun […]

  • Penjualan SUV Suzuki Meningkat, New XL7 dan Fronx Jadi Andalan

    Penjualan SUV Suzuki Meningkat, New XL7 dan Fronx Jadi Andalan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Agus
    • 0Komentar

    Memasuki periode curah hujan tinggi di penghujung 2025, konsumen Indonesia semakin memprioritaskan aspek fungsionalitas dan keamanan dalam memilih kendaraan. Segmen Sport Utility Vehicle (SUV) dinilai paling relevan karena karakter tangguh dan adaptif terhadap beragam kondisi jalan. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mencatat peningkatan signifikan penjualan ritel lini SUV pada Desember 2025. New XL7 membukukan lonjakan […]

  • GJAW 2024 Segera Digelar, Lebih Besar dan Banyak Peserta

    GJAW 2024 Segera Digelar, Lebih Besar dan Banyak Peserta

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Otokini
    • 0Komentar

    Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024, salah satu pameran yang diinisiasi oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) dengan dukungan penuh dari Kementerian Perindustrian akan kembali digelar. Berlangsung lebih meriah dengan luas pameran dua kali lebih besar dan durasi lebih panjang dari sebelumnya, GJAW 2024 akan digelar di ICE, BSD pada 22 November sampai 1 Desember […]

  • Honda Buka Diler Baru, Lanjutkan Ekspansi di Luar Pulau Jawa

    Honda Buka Diler Baru, Lanjutkan Ekspansi di Luar Pulau Jawa

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Okie
    • 0Komentar

    PT Honda Prospect Motor (HPM) melanjutkan komitmen untuk memperluas jaringan pelayanan di luar Pulau Jawa dengan meresmikan dua dealer baru, yaitu Honda Union Sekayu di Kabupaten Musi Banyuasin dan Honda Union Muara Enim di Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan.  Pembukaan dua dealer ini menjadi langkah lanjutan dalam strategi Honda untuk menghadirkan akses layanan yang […]

  • BYD Haka Auto Resmikan Tiga Diler Baru Sekaligus

    BYD Haka Auto Resmikan Tiga Diler Baru Sekaligus

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
    • account_circle Agus
    • 0Komentar

    BYD Haka Auto dengan bangga mengumumkan pembukaan resmi 3 showroom terbaru, yaitu BYD Haka Karebosi di kota Makassar, Sulawesi Selatan, BYD Haka Suprapto di kota Malang, Jawa Timur, dan BYD Haka Balikpapan di Kalimantan Timur pada 1 September 2024. Acara grand opening 3 showroom terbaru dari Haka Auto ini menandai ekspansi strategis di wilayah Jawa […]

expand_less