Breaking News
light_mode
Beranda » Serba Serbi » Perjalanan Jauh Tidak Ganti Oli, Ini Resikonya

Perjalanan Jauh Tidak Ganti Oli, Ini Resikonya

  • account_circle Otokini
  • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Karena lupa atau malas, tak sedikit AutoFamily yang luput dalam mengecek kondisi oli mesin setelah perjalanan jauh saat liburan panjang Idul Adha. Padahal, saat perjalanan jauh tenaga mesin dikuras supaya dapat membawa seluruh anggota keluarga melewati jalan yang penuh tantangan. Ditambah, cuaca panas dan debu meningkatkan risiko mesin rusak.

Dalam kondisi ini, oli mesin bekerja keras untuk menjaga kesehatan mesin. Oli melarutkan kotoran di dalam ruang mesin untuk disaring oleh filter oli. Kotoran berasal dari debu yang masuk melalui celah seal yang bocor, terbawa udara yang diisap ke ruang bakar, serta serpihan logam halus akibat gesekan antar komponen mesin.

Tugas berikutnya adalah membantu menurunkan suhu mesin akibat gesekan antar komponen mesin dengan meneruskan panas ke dinding blok mesin dan selanjutnya diserap oleh cairan radiator. Formula oli mesin juga berupaya mencegah karat pada komponen mesin supaya tahan lama.

Akibat Tidak Ganti Oli Mesin Setelah Perjalanan Jauh

Sejatinya oli mesin dirancang tahan suhu tinggi, bahkan sebagian titik didihnya ada yang mencapai 200° C. Namun oli tidak memiliki sistem pendingin khusus sehingga sulit melepaskan panas berlebih di jalan macet, ditambah cuaca panas menyengat dalam perjalanan jauh.

Akibatnya setelah menghadapi kondisi berat perjalanan jauh, struktur senyawa kimia oli mesin akan berubah dan kemampuannya menurun. Karena tidak bisa bekerja secara optimal dalam melindungi komponen mesin, gesekan akan meningkat dan meninggalkan banyak residu logam.

Jika dibiarkan, kotoran akan menghambat kinerja mesin dan membuat komponennya rusak akibat gagal menjalankan fungsi utama oli. Residu berlebihan akan menyumbat filter dan pompa oli, bahkan mampat kalau sudah terlalu parah.

Fungsi oli lainnya seperti membantu melepaskan panas mesin ikut berkurang dan membuat kerja radiator semakin berat. Suhu oli yang terlalu panas akan membuatnya kian encer dan berisiko masuk ke ruang bakar lewat celah ring piston. Kondisi ini sering disebut oli menguap dan berisiko menimbulkan deposit di ruang bakar.

Jangan lupa, oli mesin yang prima akan menjaga kinerja mesin. Sehingga, performanya selalu optimal dan hemat bensin karena efisien. Selain itu, emisi juga dapat ditekan karena pembakaran berlangsung dengan baik dan deposit karbon sangat sedikit. Manfaat ini akan berkurang kalau kualitas oli turun.

  • Penulis: Otokini

Rekomendasi Untuk Anda

  • FIFGROUP Kembali Menjadi Platinum Sponsor Gelaran IMOS 2024

    FIFGROUP Kembali Menjadi Platinum Sponsor Gelaran IMOS 2024

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
    • account_circle lolly
    • 0Komentar

    Gelaran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2024, salah satu pameran otomotif roda dua terbesar di Indonesia akan segera digelar pada 30 Oktober 2024 hingg 3 November 2-24 di Hall 9 dan 10 Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten. IMOS 2024 yang diyakini akan menjasdi barometer pameran produk dan teknologi roda dua tersebut kembali […]

  • Kenyamanan Kabin Wuling Cloud EV, Manjakan Pengemudi dan Penumpangnya

    Kenyamanan Kabin Wuling Cloud EV, Manjakan Pengemudi dan Penumpangnya

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle Agus
    • 0Komentar

    Bulan Mei 2024 menjadi kali pertama Wuling Cloud EV menyapa pasar Indonesia. Selain menawarkan penggerak penuh motor listrik, Wuling Cloud EV juga dibekali fitur yang inovatif. Kenyamanan di dalam kabin dan penampilan yang futuristik sudah menjadi rahasia umum. Wuling Cloud EV menjadi lineup medium hatchback yang cocok untuk keluarga, hal ini dapat Anda rasakan ketika berada di […]

  • GAIKINDO Apresiasi Pemerintah untuk Industri Otomotif, Dorong Insentif bagi Teknologi Kendaraan

    GAIKINDO Apresiasi Pemerintah untuk Industri Otomotif, Dorong Insentif bagi Teknologi Kendaraan

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Agus
    • 0Komentar

    Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) memberikan apresiasi kepada Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Perindustrian, atas berbagai kebijakan yang dinilai konsisten dalam menjaga pertumbuhan dan keberlanjutan industri otomotif nasional di tengah berbagai tantangan global. Menurut GAIKINDO, pemerintah telah menghadirkan beragam dukungan mulai dari insentif fiskal, fasilitas investasi, hingga forum dialog strategis yang memberikan kepastian bagi […]

  • Ducati Desmo450 EDS Resmi Meluncur, Motor Enduro Pertama Ducati dengan Teknologi Desmodromic

    Ducati Desmo450 EDS Resmi Meluncur, Motor Enduro Pertama Ducati dengan Teknologi Desmodromic

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Okie
    • 0Komentar

    Ducati resmi memasuki segmen enduro melalui peluncuran Desmo450 EDS, motor enduro pertama dalam sejarah pabrikan asal Borgo Panigale tersebut. Dikembangkan dari basis Desmo450 MX, model terbaru ini dirancang khusus untuk menghadapi medan off-road yang lebih beragam dengan menggabungkan teknologi balap, ketangguhan, dan kenyamanan dalam satu paket. Desmo450 EDS lahir sebagai jawaban atas kebutuhan pengendara enduro […]

  • Selain Harga Terjangkau, ini Teknologi Canggih yang Bikin JAECOO J5 EV Makin Menarik photo_camera 3

    Selain Harga Terjangkau, ini Teknologi Canggih yang Bikin JAECOO J5 EV Makin Menarik

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Okie
    • 0Komentar

    JAECOO J5 EV terus mencuri perhatian dengan harga menariknya. Tak hanya soal harga, SUV listrik pertama dari JAECOO ini juga menawarkan kendaraan iconic dengan desain classic SUV. Serta sederet teknologi pintar yang menjadikannya salah satu kendaraan listrik paling canggih di kelasnya. Dengan mengusung semangat “The Real SUV”, JAECOO J5 EV dirancang untuk mereka yang ingin beralih ke […]

  • Dukung Transformasi Otomotif Indonesia, DFSK SERES Hadirkan Line-up Lengkap di GIIAS Surabaya 2025

    Dukung Transformasi Otomotif Indonesia, DFSK SERES Hadirkan Line-up Lengkap di GIIAS Surabaya 2025

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Agus
    • 0Komentar

    Mengusung tema ‘Innovate to Elevate for Indonesia’, PT Sokonindo Automobile kembali hadir meramaikan ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2025 yang berlangsung pada tanggal 27-31 Agustus 2025 di Grand City Convex, Surabaya. Sebagai distributor resmi DFSK dan SERES di Indonesia, pabrikan asal Tiongkok ini membawa beberapa produk andalan mereka, seperti SERES 3, SERES […]

expand_less