Kenali Penyebab Tabrakan Beruntun dan Cara Mencegahnya Saat Berkendara
- account_circle Okie
- calendar_month 8 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kecelakaan beruntun kembali menjadi perhatian setelah insiden di Tol Dalam Kota Jakarta menyebabkan kemacetan hingga beberapa kilometer. Peristiwa semacam ini dapat dipicu berbagai faktor, mulai dari perilaku pengemudi hingga kondisi kendaraan.
Untuk mengurangi risiko terlibat dalam kecelakaan beruntun, AutoFamily perlu menerapkan prinsip defensive driving serta selalu memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitar kendaraan.

Kenali Pemicu Tabrakan Beruntun
Ada sejumlah kebiasaan dan kondisi yang berpotensi memicu tabrakan beruntun, antara lain:
1. Menjadi lane hogger
Lane hogger merupakan pengemudi yang bertahan di lajur cepat dengan kecepatan rendah, padahal tidak sedang melakukan manuver mendahului. Kondisi ini dapat menghambat kendaraan lain dan meningkatkan risiko tabrakan dari belakang.
2. Tidak menjaga jarak aman
Jarak terlalu dekat membuat pengemudi tidak memiliki cukup waktu untuk bereaksi ketika kendaraan di depan melakukan pengereman mendadak. Risiko semakin besar ketika mobil melaju dalam kecepatan tinggi.
3. Melaju di bahu jalan tol
Bahu jalan digunakan untuk kondisi darurat, bukan sebagai lajur untuk melaju dengan kecepatan tinggi. Kendaraan yang menggunakan bahu jalan secara sembarangan berisiko menabrak mobil yang sedang berhenti karena keadaan darurat.
4. Mengalihkan perhatian saat berkendara
Penggunaan ponsel atau aktivitas lain yang mengganggu konsentrasi dapat membuat pengemudi terlambat menyadari perubahan kecepatan kendaraan di depan. Akibatnya, pengereman dilakukan secara mendadak dan berpotensi memicu tabrakan beruntun.

5. Mengantuk
Rasa kantuk dapat menurunkan konsentrasi dan respons pengemudi. Bahkan kehilangan fokus dalam waktu singkat bisa menyebabkan kendaraan berpindah lajur atau kehilangan kecepatan tanpa disadari.
6. Pindah lajur sembarangan
Berpindah lajur tanpa memperhatikan kondisi kendaraan di belakang, tidak mengecek spion, atau tidak menggunakan lampu sein dapat membahayakan pengguna jalan lain.
7. Melanggar aturan lalu lintas
Mengabaikan batas kecepatan, marka jalan maupun rambu lalu lintas dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Pengemudi sebaiknya mengikuti aturan yang berlaku dan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan.
8. Lampu kendaraan tidak berfungsi
Lampu kendaraan, terutama lampu rem dan lampu sein, berperan penting sebagai alat komunikasi dengan pengendara lain. Lampu rem yang tidak berfungsi dapat membuat kendaraan di belakang terlambat mengetahui ketika mobil melakukan pengereman.
Tips Mencegah Tabrakan Beruntun
Untuk meminimalkan risiko kecelakaan, AutoFamily dapat menerapkan beberapa langkah berikut:

1. Selalu jaga jarak aman
Salah satu metode sederhana adalah menggunakan teknik tiga detik, yakni memberikan jeda waktu yang cukup antara kendaraan dengan mobil di depan. Jarak tersebut perlu ditambah ketika kecepatan kendaraan meningkat atau kondisi jalan kurang ideal.
2. Patuhi batas kecepatan
Hindari berkendara terlalu cepat maupun terlalu lambat. Sesuaikan kecepatan dengan aturan, kondisi lalu lintas dan situasi jalan agar kendaraan lebih mudah dikendalikan.
3. Hindari menjadi lane hogger
Gunakan lajur kanan untuk mendahului dan segera kembali ke lajur yang sesuai setelah selesai menyalip. Jangan menetap di lajur cepat hanya karena kondisi jalan sedang sepi.
4. Tetap fokus dan waspada
Perhatikan kondisi kendaraan di depan dan lingkungan sekitar. Simpan ponsel selama berkendara dan pastikan kebutuhan seperti navigasi sudah dipersiapkan sebelum mobil berjalan.

5. Periksa spion secara berkala
Pengecekan spion membantu pengemudi mengetahui posisi kendaraan di belakang dan kondisi sekitar mobil. Hal ini penting terutama sebelum melakukan pengereman atau berpindah lajur.
6. Lakukan servis berkala
Kondisi kendaraan juga berpengaruh terhadap keselamatan. Pastikan sistem pengereman, ban, lampu dan komponen penting lainnya selalu dalam kondisi baik melalui servis berkala.
AutoFamily dapat melakukan perawatan kendaraan di bengkel Auto2000 atau memanfaatkan layanan THS – Auto2000 Home Service melalui Auto2000 Digiroom.
Dengan menggabungkan kondisi kendaraan yang prima dan perilaku berkendara yang aman, risiko terlibat dalam kecelakaan beruntun dapat diminimalkan.
- Penulis: Okie
