Merasakan Langsung Ketangguhan JETOUR T2 di Medan Off-Road
- account_circle Agus
- calendar_month Sabtu, 20 Des 2025

Jetour T2 kembali membuktikan karakter SUV berjiwa petualang melalui sesi pengujian light off-road yang digelar di Sirkuit Pagedangan.
Tim Otokini.netpun mendapatkan kesempatan untuk merasakan langsung sensasi berada di dalam JETOUR T2 tersebut saat melibas jalanan offroad.
Lintasan ini dipilih karena memiliki variasi kontur yang merepresentasikan kondisi jalan sehari-hari di Indonesia, mulai dari tanah padat, jalur bergelombang, bebatuan ringan, hingga tanjakan dan turunan pendek dengan sudut kemiringan beragam.

Pengujian ini bertujuan menunjukkan bagaimana Jetour T2 bekerja di luar aspal tanpa mengesampingkan kenyamanan, sesuai konsep Travel+ yang menjadi DNA model tersebut.
Sejak awal memasuki lintasan, SUV ini memperlihatkan karakter berkendara yang stabil dan mudah dikendalikan, bahkan ketika permukaan jalan berubah secara cepat.
Salah satu sorotan utama yang bisa saya uraikan dalam pengujian ini adalah sistem penggerak XWD Jetour T2.

Dimana sistem ini bekerja secara adaptif dengan mendistribusikan tenaga ke roda yang membutuhkan traksi lebih besar.
Saat melintasi jalur tanah dan bebatuan ringan, respons sistem terasa halus namun efektif, menjaga roda tetap mencengkeram tanpa hentakan berlebih.
Perpindahan traksi berlangsung otomatis dan nyaris tanpa terasa dari dalam kabin, memberikan rasa percaya diri bagi pengemudi, khususnya bagi mereka yang belum terbiasa melintasi medan non-aspal.

Driving Mode Adaptif
Jetour T2 ini dilengkapi 7+X Intelligent Driving Modes yang memungkinkan pengemudi menyesuaikan karakter kendaraan dengan kondisi lintasan.
Pada sesi pengujian, pemilihan mode berkendara membantu mengoptimalkan respons throttle, sistem penggerak, dan kestabilan kendaraan, sehingga T2 tetap mudah dikendalikan di jalur tidak rata.
Di beberapa titik tanjakan dan turunan, distribusi tenaga yang presisi membuat kendaraan mampu melaju dengan mantap tanpa kehilangan traksi, sementara sistem bantuan pengendalian bekerja menjaga kestabilan bodi.

Suspensi Nyaman, Minim Getaran
Meski berada di jalur off-road ringan, kenyamanan tetap menjadi keunggulan Jetour T2. Setelan suspensi yang seimbang mampu meredam getaran dari permukaan jalan bergelombang dan bebatuan ringan dengan baik. Gejala limbung terasa minimal, bahkan saat kendaraan bermanuver di lintasan sempit.
Konstruksi monocoque turut berperan dalam menjaga rigiditas bodi, membuat mobil tetap terasa solid dan stabil sepanjang pengujian. Ini menjadi bukti bahwa karakter petualang tidak selalu harus mengorbankan kenyamanan harian.

Fitur Keselamatan
Selama pengujian, Jetour T2 juga mengandalkan Bosch ADAS suite yang berfungsi mendukung keselamatan berkendara.
Meski lintasan tidak dirancang untuk kecepatan tinggi, kehadiran sistem ini menambah rasa aman, terutama saat menghadapi jalur sempit dan kontur tidak rata.
Kombinasi teknologi keselamatan aktif dan karakter pengendalian yang mudah dipahami membuat Jetour T2 ramah digunakan oleh berbagai kalangan pengemudi.

JETOUR T2, SUV Petualang
Pengujian light off-road di Sirkuit Pagedangan ini memperlihatkan bahwa Jetour T2 bukan sekadar SUV dengan tampilan tangguh.
Kendaraan ini mampu beradaptasi di medan non-aspal ringan, namun tetap mempertahankan kenyamanan untuk penggunaan sehari-hari di perkotaan.
Dengan konsep Travel+, Jetour T2 dirancang untuk menemani berbagai kebutuhan mobilitas, mulai dari rutinitas harian, perjalanan keluarga, hingga petualangan akhir pekan.

Uji lintasan ini menjadi pembuktian bahwa karakter tersebut bukan sekadar klaim, melainkan hadir nyata di balik kemudi.


- Penulis: Agus















