Begini Rasanya Mengendarai Changan Deepal S05 dari Jakarta Menuju Bandung
- account_circle Agus
- calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Changan Indonesia mengajak sejumlah awak media, termasuk Otokini.net, mengikuti media test drive Deepal S05 BEV dan Deepal S05 REEV dengan rute Jakarta–Sukabumi–Bandung.
Perjalanan sejauh ratusan kilometer tersebut menjadi kesempatan untuk merasakan langsung kemampuan SUV elektrifikasi terbaru Changan dalam menghadapi beragam karakter jalan di Indonesia, mulai dari kemacetan perkotaan, jalan tol, jalur pedesaan, hingga tanjakan dan tikungan kawasan Geopark Ciletuh.
Perjalanan dimulai dari Jakarta menuju Sukabumi menggunakan Deepal S05 BEV. Kesan pertama yang langsung saya rasakan sebagai penumpang belakang adalah kabin yang sangat luas dan senyap. Minimnya suara dari luar membuat perjalanan terasa lebih rileks, terutama saat melaju di jalan tol dengan kecepatan tinggi.
Dengan motor listrik bertenaga 200 kW, Changan Deepal S05 BEV ini mampu memberikan akselerasi instan yang halus namun responsif. Bahkan saat menyalip kendaraan lain, respons pedal gas terasa spontan tanpa jeda, khas kendaraan listrik.

Memasuki kawasan Sukabumi hingga Geopark Ciletuh, karakter jalan berubah drastis. Jalur sempit, tanjakan curam, tikungan tajam, hingga permukaan jalan yang bergelombang menjadi tantangan tersendiri. Di sinilah kualitas suspensi Deepal S05 mulai terasa.
Bantingan suspensinya cukup lembut tanpa mengorbankan stabilitas, sehingga mobil tetap nyaman dikendarai meski melewati jalan yang kurang mulus.
Saat mencoba untuk mengemudikan secara langsung saya merasakan posisi duduk yang ergonomis dipadukan dengan visibilitas luas membuat pengemudi lebih percaya diri ketika melintasi jalan pegunungan.
Sementara sistem bantuan pengemudi (ADAS) juga bekerja cukup baik dalam membantu menjaga keamanan selama perjalanan panjang.

Hari kedua perjalanan dilanjutkan menuju Bandung menggunakan Deepal S05 REEV (Range Extended Electric Vehicle). Berbeda dengan versi BEV yang sepenuhnya mengandalkan baterai, varian REEV memadukan motor listrik dengan mesin bensin 1.500 cc yang berfungsi sebagai generator pengisi daya baterai.
Selama perjalanan menuju Bandung, karakter berkendara REEV tetap terasa seperti mobil listrik. Akselerasi berlangsung halus dengan torsi instan, sementara perpindahan antara motor listrik dan mesin generator berlangsung nyaris tanpa terasa dari dalam kabin.
Di berbagai kondisi jalan, mulai dari jalur perbukitan hingga ruas tol menuju Bandung, performa Deepal S05 REEV tetap konsisten. Mesin bensin hanya aktif ketika diperlukan untuk mengisi daya baterai sehingga konsumsi energi tetap efisien tanpa mengurangi kenyamanan berkendara.
Changan menyebut varian REEV mampu menawarkan jarak tempuh gabungan lebih dari 1.100 km (NEDC), sedangkan versi BEV memiliki jarak tempuh hingga 470 km (NEDC).

Selain performa, fitur kenyamanan juga menjadi nilai tambah selama perjalanan. Layar infotainment berukuran 15,4 inci tampil responsif, sistem audio premium menghadirkan kualitas suara yang memanjakan telinga, sementara desain interior minimalis memberikan kesan modern sekaligus premium.
Bagi tim Otokini.net, media test drive ini membuktikan bahwa Deepal S05 bukan hanya menawarkan desain futuristis dan teknologi canggih, tetapi juga mampu memberikan pengalaman berkendara yang nyaman dalam perjalanan jarak jauh. Baik versi BEV maupun REEV memiliki karakter masing-masing.
BEV cocok bagi pengguna yang telah memiliki akses pengisian daya harian, sedangkan REEV menjadi solusi ideal bagi konsumen yang menginginkan sensasi berkendara mobil listrik tanpa harus khawatir mengenai ketersediaan infrastruktur pengisian baterai.
Melalui rute Jakarta–Sukabumi–Bandung, Changan berhasil menunjukkan bahwa Deepal S05 siap menjadi SUV elektrifikasi yang mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia, baik untuk penggunaan harian maupun perjalanan lintas kota.

- Penulis: Agus