Kia Rayakan 80 Tahun Perjalanan Global, Tegaskan Visi Mobilitas Masa Depan
- account_circle Agus
- calendar_month Senin, 5 Jan 2026

Delapan dekade bukan sekadar angka bagi Kia, melainkan refleksi perjalanan panjang, keberanian berinovasi, dan komitmen untuk terus bergerak maju.
Pada 2025, Kia menandai 80 tahun kiprahnya melalui seremoni khusus dan pameran bertema warisan serta visi masa depan di Kia Vision Square, Yongin, Korea Selatan, yang juga disiarkan secara global melalui YouTube Kia.
Lebih dari 400 tamu hadir, termasuk jajaran pimpinan Hyundai Motor Group dan Kia, karyawan lintas generasi, serta mitra strategis. Perayaan ini menjadi cerminan transformasi Kia dari industri manufaktur sederhana hingga pemain global dalam mobilitas berkelanjutan.

Dari Industri Presisi ke Ikon Otomotif Global
Didirikan pada 1944 sebagai Kyungsung Precision Industry, Kia memulai langkahnya sebagai produsen komponen logam. Nama Kia resmi digunakan pada 1952, bersamaan dengan peluncuran sepeda 3000-Liho. Tonggak penting hadir pada 1973 melalui berdirinya Sohari Plant, fasilitas produksi otomotif terintegrasi pertama di Korea Selatan.
Kia memasuki pasar roda empat lewat Kia Brisa (1974), disusul model ikonik seperti Kia Pride (1987) dan Kia Sportage (1993) yang dikenal sebagai urban SUV pertama di dunia. Transformasi besar berlanjut pada 1997 saat Kia bergabung dengan Hyundai Motor Group, serta diperkuat pada 2005 lewat strategi Design Management di bawah Euisun Chung, termasuk kehadiran Peter Schreyer yang membentuk identitas desain Kia modern.
Chairman Hyundai Motor Group, Euisun Chung, menyebut perjalanan 80 tahun Kia sebagai kisah ketekunan dan dedikasi. Sementara Presiden dan CEO Kia, Ho Sung Song, menegaskan bahwa warisan tersebut akan menjadi fondasi inovasi di masa depan.

Vision Meta Turismo: Tafsir Baru Mobilitas
Dalam perayaan ini, Kia memperkenalkan Vision Meta Turismo Concept, sebuah interpretasi mobilitas masa depan yang memadukan performa dinamis dengan kenyamanan interior bernuansa lounge. Mengusung filosofi desain “Opposites United”, konsep ini menekankan human-centered design dengan teknologi imersif.
Fitur unggulannya meliputi setir digital dengan tiga mode-Speedster, Dreamer, dan Gamer-serta Augmented Reality Head-Up Display (AR HUD) yang menghadirkan informasi visual tiga dimensi secara intuitif.
“Vision Meta Turismo mencerminkan komitmen Kia dalam menggabungkan teknologi canggih dengan pengalaman yang berorientasi pada manusia,” ujar Karim Habib, Head of Kia Global Design.

“The Legacy of Movement”
Kia juga membuka pameran “The Legacy of Movement”, menghadirkan delapan zona tematik dengan 17 kendaraan ikonik yang merekam perjalanan Kia selama 80 tahun. Pameran ini akan dibuka untuk publik hingga 2029 di Kia Vision Square.
Melalui strategi Total Transformation sejak 2021, Kia menegaskan fokus pada kendaraan listrik, Platform Beyond Vehicle (PBV), serta solusi mobilitas berbasis perangkat lunak. Perjalanan Kia kini tak hanya tentang kendaraan, tetapi tentang pergerakan yang menginspirasi masa depan.
- Penulis: Agus















