Honda Prelude Resmi Diserahkan ke 20 Konsumen Pertama di Indonesia
- account_circle patardo
- calendar_month 9 menit yang lalu

PT Honda Prospect Motor (HPM) secara resmi menyerahkan Honda Prelude kepada 20 konsumen pertama di Indonesia dalam sebuah acara eksklusif yang berlangsung di Vault Automotive Museum.
Bagi Honda, kembalinya Prelude bukan sekadar menghadirkan kembali nama legendaris di industri otomotif, tetapi juga membawa kembali filosofi berkendara khas Honda yang sporty, emosional, dan menyenangkan. Kini, filosofi tersebut memasuki babak baru melalui Honda Prelude terbaru, sebuah sport hybrid yang mengusung konsep Joy of Driving di era elektrifikasi modern.
Sejak pemesanan resmi dibuka, Honda Prelude mendapatkan sambutan positif dari konsumen di berbagai wilayah Indonesia. Tercatat lebih dari 280 pemesanan masuk, tidak hanya berasal dari kota-kota besar di Pulau Jawa, tetapi juga dari berbagai daerah seperti Palembang, Lampung, Bali, Lombok, Banjarmasin hingga Makassar.
Jumlah pemesanan tersebut bahkan melampaui total alokasi unit Honda Prelude untuk tahun ini. Menariknya, rentang usia konsumen yang melakukan pemesanan berasal dari berbagai generasi, membuktikan bahwa karakter ikonik Honda Prelude tetap relevan dan mampu terhubung dengan pecinta otomotif lintas usia.
Sebagai salah satu model ikonik Honda, Prelude memiliki sejarah panjang dalam menghadirkan pengalaman berkendara yang bukan hanya cepat, tetapi juga mampu menciptakan koneksi emosional antara mobil dan pengemudinya.
Melalui generasi terbaru ini, Honda membawa karakter sporty tersebut ke era elektrifikasi tanpa menghilangkan sensasi berkendara khas Honda yang selama ini menjadi identitas utama brand asal Jepang tersebut.

Presiden Direktur PT Honda Prospect Motor, Masanao Kataoka mengatakan bahwa Honda Prelude menjadi representasi bagaimana Honda mempertahankan driving spirit di tengah perkembangan teknologi elektrifikasi.
“Honda Prelude merepresentasikan bagaimana Honda membawa driving spirit ke era baru elektrifikasi, tanpa meninggalkan karakter yang membuat orang jatuh cinta pada Honda sejak awal. Prelude bukan sekadar kembalinya sebuah nama ikonik, tetapi pengingat bahwa teknologi seharusnya tidak menghilangkan rasa di balik kemudi,” ujar Masanao Kataoka.
Salah satu teknologi unggulan yang dihadirkan pada Honda Prelude terbaru adalah fitur S+ Shift. Teknologi ini dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara elektrifikasi yang lebih sporty dan imersif.
Sistem S+ Shift menghadirkan respons akselerasi yang lebih presisi sekaligus menciptakan sensasi berkendara yang lebih emosional. Kehadiran fitur ini menjadi bagian penting dari filosofi Joy of Driving yang terus dipertahankan Honda di era kendaraan elektrifikasi.
Untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada konsumen, setiap unit Honda Prelude dilengkapi dengan berbagai layanan purna jual menarik, antara lain:
– Garansi kendaraan selama 3 tahun atau 100.000 km
– Garansi baterai tegangan tinggi selama 8 tahun atau 160.000 km
– Paket perawatan Prima+ selama 4 tahun atau 50.000 km

Seluruh layanan tersebut didukung oleh jaringan dealer resmi Honda di Indonesia yang telah dipersiapkan untuk menangani kendaraan elektrifikasi.
Momen serah terima Honda Prelude juga menjadi pembukaan ajang Honda Culture at Vault Automotive Museum, sebuah curated exhibition yang menampilkan perjalanan panjang Honda melalui berbagai model ikonik, filosofi engineering, budaya balap, hingga evolusi karakter berkendara Honda dari masa ke masa.
Dalam pameran tersebut, Honda turut menghadirkan berbagai model heritage lintas generasi sebagai bagian dari sejarah panjang Honda dalam menciptakan kendaraan yang bukan hanya berfungsi sebagai alat mobilitas, tetapi juga memiliki passion, karakter, dan hubungan emosional dengan penggunanya.
Masanao Kataoka menambahkan bahwa heritage bagi Honda bukan sekadar nostalgia, melainkan bukti konsistensi filosofi dan inovasi yang terus dijaga lintas generasi.
“Bagi Honda, heritage bukan sekadar nostalgia. Heritage adalah bukti dari apa yang mampu diciptakan sebuah brand secara konsisten di masa lalu, masa kini, dan masa depan. Bukti bahwa nilai, filosofi engineering, dan hubungan emosional dengan konsumen dapat terus bertahan lintas generasi,” tambahnya.
- Penulis: patardo















