Indostar Motorsport Borong 18 Piala di dua Seri Balap Mandalika
- account_circle Faza
- calendar_month Rabu, 23 Jul 2025

Indostar Motorsport, sebuah wadah bagi para pecinta balap pengendara Mercedes-Benz yang gemar balapan mampu menorehkan prestasi pada ajang balap yang bersifat Kejuaraan Nasional (Kejurnas), yaitu Mandalika Festival of Speed (MFOS) dan Indonesia Touring Car Race (ITCR).
Pada dua kejuaraan tersebut, tim balap yang resmi dibentuk pada tahun 2022 silam tersebut menurunkan lima pembalap sekaligus dan mampu meraih 18 piala dalam dua seri. Para pembalap tersebut adalah Arie Aumos, Edo Riza, Suryo, Aizan dan Demoris.
Turun dengan livery baru, mereka berlima mengendarai berbagai varian mobil lansiran Jerman, yaitu Mercedes-Benz W210 E320, Mercedes-Benz W203 C320, Mercedes-Benz W211 E320, Mercedes-Benz W123 E320 dan Mercedes-Benz A45 AMG.

Arie Aumos, Direktur Utama Indostar Motorsport mengatakan, pengalaman pertama yang sangat dinantikan sejak tahun tahun 2022 untuk bisa balapan di Sirkuit Internasional Mandalika akhirnya bisa terwujud.
“Ini adalah debut pertama kami semua di Sirkuit International Mandalika. Sehingga kami menemui beberapa kesulitan. Apalagi harus balap dua hari berturut-turut. Namun semua bisa kita atasi dengan kerjasama seluruh tim yang solid,” kata Arie Aumos.
Terkait kendala yang menimpa, pria yang terkenal dengan sebutan pembalap ‘Pagi, Siang, Sore’ ini mengungkapkan, balapan di Mandalika ini tidak mudah. Terutama untuk menyiapkan spare part dan komponen-komponen pendukung lainnya.

“Selain itu, dengan cuaca panas dan panjangnya serta tiupan angin kencang di trek Sirkuit Mandalika juga menjadi kendala tersendiri. Bahkan, saking kencangnya angin, saat masuk tikungan ke 7 sampai 10 mobil seperti ada yang niup hingga bergoyang,” ungkap Arie.
Selain kendala tersebut, cobaan tim mekanik juga sangat luar biasa. Dimana kata Ahmad Reza S, sang Direktur Teknik Indostar Motorsport bahwasannya mesin mobil salah satu pembalap kita sempat bermasalah dan mengharuskan mengambil mesin baru dari Pulau Bali. Ecu pun mendapat masalah.
“Untung ada support dari bengkel Tuning di Praya yang sangat handal membantu kami dan semua jadi lancar semua bisa balap. Saya sangat bersyukur, karena dengan segala macam permasalahan yang dihadapi, seluruh pembalap bisa finish dan happy,” ungkap Reza. Sumber : Otoblitz.net


- Penulis: Faza













