JAECOO Bagikan Tips Mudik Nyaman Menggunakan Mobil Listrik Jelang Idul Fitri
- account_circle patardo
- calendar_month Senin, 16 Mar 2026

Seminggu menjelang Hari Raya Idul Fitri, berbagai keluarga di Indonesia mulai mempersiapkan perjalanan mudik menuju kampung halaman. Perjalanan jarak jauh yang identik dengan arus lalu lintas padat serta waktu tempuh yang panjang membuat kesiapan kendaraan menjadi faktor penting, termasuk bagi para pengguna mobil listrik.
Menjawab tantangan tersebut, JAECOO membagikan sejumlah panduan agar perjalanan mudik menggunakan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) tetap nyaman, aman, dan efisien. Langkah awal untuk memastikan kenyamanan perjalanan tentu dimulai dari pemilihan kendaraan listrik yang tepat dan mampu mengakomodasi kebutuhan seluruh anggota keluarga.
Business Unit Director JAECOO Indonesia, Jim Ma, menjelaskan bahwa JAECOO J5 EV hadir sebagai solusi mobilitas modern yang telah mendapatkan berbagai respons positif dari para penggunanya.

“Beberapa konsumen yang sudah mencoba J5 EV membagikan pengalaman berkendara mereka, baik untuk jarak dekat maupun jauh. Mereka menyoroti kemampuan fast charging, kabin yang luas, serta front trunk yang membantu saat membawa barang basah atau berbau tanpa mengganggu kenyamanan kabin. Kami ingin pengendara dapat menikmati perjalanan yang aman dan nyaman,” ujar Jim Ma.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa memiliki kendaraan yang mumpuni saja tidak cukup. Strategi perjalanan serta persiapan yang matang tetap menjadi kunci agar performa kendaraan listrik tetap optimal dan kondisi baterai terjaga selama perjalanan panjang.
“Performa kendaraan yang hebat harus didukung dengan kebiasaan berkendara yang baik serta self-check kendaraan secara berkala,” tambahnya.

1. Lakukan pengecekan kendaraan sebelum memulai perjalanan
Langkah pertama sebelum memulai perjalanan mudik adalah melakukan pengecekan mandiri terhadap komponen vital kendaraan listrik. Pengemudi disarankan memeriksa kondisi tekanan ban, sistem kelistrikan, serta cairan pendingin (coolant).
Selain itu, pastikan kendaraan dilengkapi perlengkapan darurat seperti kotak P3K, segitiga pengaman, hingga alat pemadam api ringan (APAR) yang ditempatkan di lokasi mudah dijangkau sebagai langkah antisipasi selama perjalanan.

2. Pahami pola pengisian daya dan gaya berkendara
Kesiapan baterai menjadi faktor utama dalam penggunaan kendaraan listrik. Untuk menjaga kesehatan baterai selama perjalanan mudik, disarankan melakukan pengisian daya sebelum kapasitas baterai menyentuh 20 persen.
Pengguna juga dianjurkan memanfaatkan AC Charging saat kendaraan parkir dalam waktu lama, baik di rumah maupun di titik tujuan, sehingga membantu menjaga usia pakai baterai dalam jangka panjang.
Selain pola pengisian daya, gaya berkendara juga berperan penting dalam menjaga efisiensi energi. Pengemudi dapat memanfaatkan fitur regenerative braking yang tersedia pada JAECOO J5 EV. Fitur ini memungkinkan energi yang dihasilkan saat pengereman ditangkap kembali untuk membantu mengisi daya baterai.
Mode High dapat digunakan saat kondisi lalu lintas padat atau jalan menurun, sementara mode Low lebih sesuai digunakan pada jalanan yang lancar maupun saat melewati tanjakan.

3. Maksimalkan fitur bantuan berkendara
Perjalanan jarak jauh tentu dapat memicu kelelahan pengemudi. Oleh karena itu, fitur bantuan berkendara seperti Adaptive Cruise Control (ACC) dan Traffic Jam Assist (TJA) dapat dimanfaatkan untuk membuat perjalanan lebih nyaman dan aman.
Fitur tersebut membantu kendaraan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan serta mempermudah pengemudi saat menghadapi kemacetan panjang.
Selain itu, kendaraan juga dilengkapi fitur Easy Move Mode yang memudahkan mobil untuk digerakkan saat berada di posisi parkir paralel, sehingga memberikan fleksibilitas tambahan ketika berada di area parkir yang sempit.

Dukungan layanan JAECOO selama mudik Lebaran
Untuk memastikan pelanggan tetap mendapatkan dukungan layanan kendaraan selama periode mudik tahun ini, JAECOO menghadirkan Program Lebaran Aftersales yang berlangsung pada 18-25 Maret 2026.
Program ini menyediakan layanan bantuan darurat 24 jam serta dukungan dari 14 dealer yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dengan jam operasional pukul 08.30 hingga 16.30 WIB. Pelanggan dapat memanfaatkan berbagai fasilitas seperti free checking, perawatan berkala, perbaikan umum, hingga spooring agar kendaraan tetap dalam kondisi optimal selama perjalanan.
Tidak hanya itu, JAECOO juga memperluas layanan spooring hingga 31 Maret 2026 di jaringan dealer yang tersebar di wilayah Sumatera, Jabodetabek, Jawa, Bali, Kalimantan, hingga Sulawesi. Perpanjangan periode layanan ini diharapkan dapat memudahkan pelanggan melakukan pengecekan kaki-kaki kendaraan sebelum maupun setelah perjalanan Lebaran.
Saat ini, jaringan JAECOO di Indonesia telah berkembang menjadi 25 dealer, termasuk pembukaan dealer terbaru di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Penguatan jaringan ini sejalan dengan performa penjualan yang positif di pasar otomotif nasional.
Berdasarkan data wholesales GAIKINDO pada Januari 2026, JAECOO J5 EV mencatat distribusi sebanyak 1.942 unit dan menjadi salah satu SUV listrik terlaris di Indonesia. Tren positif tersebut berlanjut pada Februari 2026 dengan tambahan penjualan 2.926 unit, sekaligus membawa JAECOO masuk ke dalam delapan besar merek mobil di pasar otomotif nasional.
- Penulis: patardo















