Tetap Fokus di Balik Kemudi, Begini Berbuka Puasa yang Aman
- account_circle Otokini
- calendar_month Rabu, 4 Mar 2026

Menjelang waktu berbuka puasa yang kerap bertepatan dengan jam pulang kerja, banyak pengendara terpaksa tetap berada di balik kemudi saat azan Magrib berkumandang. Situasi ini sulit dihindari, terutama bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi setiap hari. Lalu, bagaimana cara aman berbuka puasa saat masih dalam perjalanan?
Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan agar tetap aman dan nyaman saat berbuka puasa di jalan.
1. Siapkan Bekal Sederhana untuk Berbuka
Pastikan membawa bekal praktis untuk membatalkan puasa. Air mineral atau minuman manis yang menyegarkan bisa menjadi pilihan utama. Hindari minuman bersoda atau kopi karena dapat membuat perut tidak nyaman. Selain itu, jangan memilih minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin agar bisa langsung diminum tanpa mengganggu konsentrasi.
Tidak perlu membawa makanan berat seperti nasi dan lauk pauk karena selain merepotkan, juga berisiko membuat mengantuk akibat kekenyangan. Hindari pula makanan yang mudah hancur atau berantakan saat digigit karena dapat mengotori kabin dan mengalihkan perhatian saat berkendara.

2. Persiapkan Makanan dan Minuman Sebelum Berkendara
Sebelum memulai perjalanan, buka terlebih dahulu segel kemasan makanan dan minuman agar tidak menyulitkan saat di jalan. Letakkan di tempat yang mudah dijangkau seperti panel pintu, konsol tengah, atau cup holder.
Pastikan posisi kemasan aman dan tidak mudah jatuh ketika mobil bergerak atau saat melakukan pengereman mendadak. Persiapan sederhana ini dapat meminimalkan distraksi ketika waktu berbuka tiba.
3. Hindari Berhenti di Bahu Jalan
Jika memungkinkan, menepilah di tempat yang aman seperti rest area jalan tol, SPBU, masjid, minimarket, atau area parkir resmi lainnya. Jangan berhenti di bahu jalan meskipun hanya sebentar karena dapat menghambat arus lalu lintas dan meningkatkan risiko tertabrak dari belakang.
Pastikan juga lokasi parkir aman dari potensi tindak kriminal dan tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan lainnya.

4. Tetap Waspada Jika Terpaksa Berbuka Sambil Mengemudi
Apabila kondisi lalu lintas tidak memungkinkan untuk berhenti, batalkan puasa dengan minum air putih atau minuman manis secukupnya terlebih dahulu. Tetap fokus pada kondisi jalan, ambil makanan kecil, dan kunyah perlahan.
Hindari memegang makanan dan minuman dengan kedua tangan secara bersamaan. Satu tangan harus tetap berada di kemudi untuk mengantisipasi manuver mendadak. Kurangi kecepatan hingga batas aman dan tetap jaga kewaspadaan. Setelah menemukan tempat berhenti yang layak, barulah melanjutkan makan dengan lebih nyaman.

Alternatif Tempat Berbuka yang Nyaman
Bagi AutoFamily yang ingin suasana berbeda saat berbuka puasa, bisa mampir ke Auto2000 Caffe yang berkolaborasi dengan First Crack Caffe. Fasilitas ini tersedia di Auto2000 BSD City, Auto2000 Puri Kembangan, serta GR Garage PIK 2.
Selain menyediakan makanan dan minuman ringan untuk berbuka, lokasi ini juga dilengkapi musala yang memadai serta area parkir luas sehingga memberikan kenyamanan ekstra.
Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000 mengatakan, sejalan visi Life is Easy with Auto2000: Dekat, Nyaman, dan Lengkap, Auto2000 memperluas cakupan layanan kepada pelanggan untuk merasakan gaya hidup unik dengan menghadirkan Auto2000 Caffe.
“Tidak hanya dimanfaatkan saat menunggu mobil diservis, fasilitas premium ini juga dapat dipakai sebagai sarana meeting atau hang-out bernuansa otomotif,” jelas Nur Imansyah.
Dengan persiapan yang tepat dan tetap mengutamakan keselamatan, berbuka puasa di perjalanan pun dapat dilakukan dengan aman tanpa mengurangi kekhusyukan momen Ramadan.
- Penulis: Otokini















