Qualcomm dan BMW Perkenalkan Snapdragon Ride Pilot, Sistem Mengemudi Otomatis Generasi Baru
- account_circle Faza
- calendar_month Senin, 8 Sep 2025

Qualcomm Technologies, Inc. bersama BMW Group resmi meluncurkan Snapdragon Ride Pilot, sistem mengemudi otomatis (automated driving/AD) mutakhir yang menjadi hasil kolaborasi intensif selama tiga tahun. Teknologi ini pertama kali hadir pada all-new BMW iX3, kendaraan perdana dari lini Neue Klasse BMW.
Sistem terbaru ini dibangun di atas Snapdragon Ride SoCs milik Qualcomm, dilengkapi Snapdragon Ride AD software stack yang dikembangkan bersama oleh kedua perusahaan. Dengan rancangan yang mengedepankan keselamatan, Snapdragon Ride Pilot mendukung berbagai tingkat kemampuan AD, mulai dari standar NCAP hingga Level 2+ dengan fitur navigation on autopilot untuk jalan tol maupun perkotaan.
Snapdragon Ride Pilot sudah tervalidasi untuk digunakan di lebih dari 60 negara, dengan target ekspansi ke 100 negara pada 2026, dan kini tersedia bagi seluruh produsen otomotif global serta pemasok Tier-1.
Hasil Kolaborasi Global
Lebih dari 1.400 spesialis dari berbagai negara – termasuk Jerman, AS, Swedia, Rumania, dan pusat uji BMW di Republik Ceko – berperan dalam pengembangan software stack ini.
“Kolaborasi dengan BMW benar-benar membawa perubahan besar yang memungkinkan kami menghadirkan sistem bantuan pengemudi kelas dunia. Snapdragon Ride Pilot adalah solusi revolusioner yang mengutamakan keselamatan dan menetapkan standar baru di industri,” ujar Nakul Duggal, Group GM, Automotive and Industrial & Embedded IoT, Qualcomm Technologies, Inc.
Sementara itu, Dr. Mihiar Ayoubi, Senior Vice President Development Driving Experience BMW Group, menegaskan: “Bersama Qualcomm, kami menciptakan lompatan teknologi besar untuk Neue Klasse. Cerdas, selaras, dan aman adalah inti filosofi BMW dalam menghadirkan pengalaman berkendara otomatis.”

Keunggulan Snapdragon Ride AD Software Stack
Software ini dirancang dengan fleksibilitas tinggi, memungkinkan integrasi pada berbagai skala kendaraan. Beberapa fitur unggulannya meliputi:
– 360-Degree Perception: Sistem kamera dan radar canggih dengan arsitektur bird’s-eye view (BEV) untuk mendeteksi objek, marka jalan, rambu lalu lintas, hingga persimpangan kompleks.
– Safety-First Approach: Mematuhi standar ASIL, FuSa, SOTIF, serta regulasi global seperti NCAP, FMVSS127, dan DCAS, dengan enkripsi berlapis untuk keamanan siber.
– Context-Aware Driving: Perpaduan model berbasis aturan dan AI untuk menghadapi skenario berkendara kompleks.
– Pengembangan Berbasis AI: Simulasi dan data sintetis mendukung pengujian skala besar sehingga mempercepat peluncuran fitur baru.
Sistem ini juga mendukung pembaruan over-the-air (OTA) dan pemanfaatan fleet data untuk meningkatkan performa sepanjang masa pakai kendaraan.

BMW iX3 Jadi Pionir
Pada BMW iX3 terbaru, Snapdragon Ride Pilot menawarkan sejumlah kemampuan ADAS lanjutan:
– Perpindahan jalur dan menyalip adaptif, merespons isyarat halus pengemudi.
– Asisten jalan tol hands-free, memungkinkan berkendara otonom di jalur tertentu.
– Bantuan parkir berbasis AI dengan deteksi slot pintar dan pemantauan kabin berbasis kamera.
Semua sistem ini digerakkan oleh “Superbrain of Automated Driving” BMW, komputer terpusat dengan kemampuan komputasi hingga 20 kali lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya. Dipadukan dengan sensor kamera 8MP dan 3MP, radar resolusi tinggi, pemetaan HD, serta GNSS presisi, sistem ini memberikan cakupan penuh 360 derajat.
Tak hanya itu, BMW iX3 juga dibekali chipset V2X 200 dari Qualcomm untuk komunikasi vehicle-to-everything (V2X). Teknologi ini memungkinkan kendaraan berkomunikasi dengan infrastruktur jalan, pejalan kaki, maupun kendaraan lain untuk meningkatkan keselamatan.
Peluncuran Snapdragon Ride Pilot di BMW iX3 menandai langkah penting menuju era baru mobilitas cerdas dan aman. Kolaborasi ini menjadi fondasi inovasi otomotif global, sekaligus mempertegas posisi Qualcomm dan BMW sebagai pionir dalam teknologi mengemudi otomatis.
- Penulis: Faza















