
GS Astra Luncurkan Aki Auxiliary untuk Mobil Listrik
Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia telah meningkatkan kebutuhan akan komponen pendukung yang sesuai dengan teknologi elektrifikasi. Menanggapi tren ini, GS Astra memperluas portofolionya dengan meluncurkan GS Astra EV Auxiliary Battery.
Produk ini pertama kali diperkenalkan pada GIIAS 2026, tepatnya pada 3 Agustus, dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan kelistrikan pendukung pada kendaraan listrik berbasis baterai atau BEV.

Kendaraan BEV menggunakan dua sumber kelistrikan. Baterai lithium berfungsi sebagai sumber energi utama dalam menggerakkan kendaraan, sedangkan aki auxiliary mendukung berbagai sistem kelistrikan lainnya, seperti head unit, sensor, pengunci pintu, hingga sistem kontrol kendaraan.
Aditya, Senior Expert Product Engineering di GS Battery, menjelaskan bahwa kondisi aki auxiliary memiliki peran penting dalam operasional kendaraan listrik.
“Ketika daya aki auxiliary habis, sejumlah fitur yang bergantung padanya tidak bisa berfungsi. Bahkan, sistem operasional kendaraan pun dapat terganggu karena modul kontrol dan kontaktor yang mengatur baterai lithium dikendalikan oleh sistem aki auxiliary,” kata Aditya.

Untuk tahap awal, GS Astra EV Auxiliary Battery tersedia dalam tiga tipe yang dapat digunakan pada sejumlah kendaraan listrik tertentu. Produk ini kompatibel dengan model seperti Wuling Air ev, Wuling Cloud EV, Wuling Binguo EV, JAECOO J5 EV, dan OMODA E5 EV.
Peluncuran produk ini merupakan bagian dari upaya GS Astra untuk mengikuti perkembangan teknologi kendaraan listrik serta menyediakan komponen pendukung bagi pengguna EV di Indonesia.

GS Astra EV Auxiliary Battery dapat dibeli melalui jaringan Traditional Retailer dan Modern Retailer PT Astra Otoparts Tbk.

