
BAW Punya Sejarah 75 Tahun, Siap Bangun Pasar di Indonesia
Beijing Automobile Works (BAW) mulai memperkuat eksistensinya di pasar Indonesia setelah resmi memperkenalkan diri melalui GIIAS 2026. Merek asal China tersebut membawa pengalaman lebih dari 75 tahun serta portofolio kendaraan yang kini mencakup berbagai segmen.
BAW berdiri pada 1951 dengan fokus awal mengembangkan kendaraan off-road. Seiring perkembangan kebutuhan mobilitas, BAW memperluas portofolionya. Salah satu tonggak penting terjadi pada 1958 saat BAW mengembangkan sedan bernama Jinggangshan.
Perjalanan BAW berlanjut hingga restrukturisasi besar pada 2020, yang diikuti pemindahan kantor pusat ke Qingdao. Saat ini, portofolio BAW mencakup kendaraan off-road, MPV, city car, kendaraan komersial, kendaraan energi baru atau NEV, hingga kendaraan khusus.
“BAW memiliki perjalanan panjang yang membentuk karakter kami sebagai merek. Dari kendaraan off-road hingga berbagai kendaraan dengan teknologi energi baru, kami terus berkembang seiring perubahan kebutuhan mobilitas. Indonesia menjadi bagian penting dari perjalanan berikutnya bagi BAW,” ujar Tocy Tang, Presiden Direktur PT BAW Automobile Trading Indonesia.

Saat ini BAW memiliki lima basis produksi di China, yakni Qingdao, Linyi, Huanghua, Dezhou, dan Qinghe. Kelima fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi gabungan hingga 600.000 unit per tahun.
Qingdao menjadi basis produksi kendaraan off-road dan MPV, Linyi untuk kendaraan komersial, Huanghua untuk kendaraan kustomisasi, Dezhou untuk kendaraan perkotaan, serta Qinghe untuk kendaraan kompak.
Pada debutnya di GIIAS 2026, BAW memperkenalkan lima model yang mewakili karakter dan kebutuhan mobilitas berbeda, yakni T01, X03, M8, D5, dan T10 Pro.
Kehadiran kelima model tersebut menjadi langkah awal BAW membangun identitas di pasar Indonesia. Selama GIIAS 2026, BAW mencatat sekitar 1.400 calon konsumen.

Setelah GIIAS, BAW mulai mempersiapkan produk, layanan, dan ekosistem lokal. Salah satunya melalui kerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor untuk mengembangkan rantai pasokan sekaligus mempersiapkan perakitan kendaraan di Indonesia.
Dengan pengalaman lebih dari tujuh dekade dan portofolio yang semakin beragam, BAW kini memasuki tahap berikutnya untuk membangun bisnis dan ekosistem otomotif di Indonesia.

